Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Cara Menghitung Kebutuhan Rangka Plafon Hollow

Cara Menghitung Kebutuhan Rangka Plafon Hollow

Cara Menghitung Kebutuhan Rangka Plafon Hollow – Merencanakan pembangunan sebuah rumah memang diperlukan sejak awal dengan matang. Pasalnya, pembuatan perencanaan ini berguna untuk memperkirakan biaya pengeluaran ketika hendak mewujudkan hunian impian kalian.

Salah satu elemen penting yang harus ada pada suatu hunian yaitu konstruksi rangka plafon atau langit-langit. Pekerjaan pemasangan rangka plafon rumah sendiri saat ini sudah bisa menggunakan berbagai macam material, salah satunya yaitu rangka besi hollow.

Ketika hendak membuat konstruksi plafon menggunakan rangka hollow, tentunya diperlukan perhitungan kebutuhan materialnya. Selain bisa mengetahui jumlah keperluan bahan material, kalian juga bisa mempersiapkan biaya guna membeli material rangka plafon hollow.

Oleh sebab itu, untuk mengatasi hal tersebut di bawah ini akan kami jelaskan secara lengkap bagaimana cara menghitung kebutuhannya. Tanpa berlama-lama lagi, langsung saja simak baik-baik pembahasan cara menghitung kebutuhan rangka plafon hollow mulai dari volume hingga Rencana Anggaran Biaya (RAB) berikut ini.

Kelebihan dan Kekurangan Rangka Hollow

Kelebihan dan Kekurangan Rangka Hollow

Setiap material bahan bangunan tentunya memiliki karakteristik berbeda-beda, termasuk BESI HOLLOW. Sebagai bahan pertimbangan sebelum membelinya, berikut akan kami berikan beberapa kelebihan serta kekurangan dari rangka material hollow.

Kelebihan

  • Memiliki kualitas cukup baik.
  • Proses pemasangan relatif cepat serta mudah.
  • Memiliki sifat fleksibel.
  • Perawatannya mudah.
  • Tidak mudah mengalami korosi.
  • Tidak akan dimakan rayap.
  • Mampu meredam panas dengan baik.

Kekurangan

  • Tidak bisa menahan beban terlalu berat.
  • Ukuran panjang hollow terbatas.
  • Memerlukan lapisan cat tambahan.

Ukuran Standar Besi Hollow

Ukuran Standar Besi Hollow

Sebelum membahas cara menghitung kebutuhan rangka plafon hollow lebih lanjut, ada baiknya ketahui terlebih dahulu ukuran standarnya. Di pasaran sendiri besi hollow memiliki jenis cukup bervariasi, seperti tipe galvanis, galvalum serta material hollow gypsum.

Karena dibuat melalui proses pencetakan, maka hampir semua produk besi hollow memiliki ukuran seragam. Rata-rata besi hollow yang beredar di pasaran memiliki panjang 6 meter serta ketebalan mulai dari 1.2 mm hingga 4.5 mm.

Dengan hadirnya variasi ukuran tersebut membuat rangka besi hollow dapat dipesan sesuai kebutuhan pembelinya. Namun, pastikan kalian membeli material hollow berkualitas meskipun harganya akan sedikit lebih mahal dibandingkan kualitas biasa.

Cara Menghitung Kebutuhan Rangka Plafon Hollow

Cara Menghitung Kebutuhan Volume Rangka Plafon Hollow

Umumnya proses pemasangan rangka plafon besi hollow menggunakan sistem borongan. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya HARGA BORONGAN PASANG PLAFON dinilai lebih murah dibandingkan dengan pekerja sistem harian.

Namun, sebelum melakukan proses pembangunan sebaiknya hitung terlebih dahulu kebutuhan materialnya. Daripada penasaran, simak baik-baik tata cara menghitung kebutuhan rangka plafon hollow berikut ini.

Volume Luas Ruangan

Langkah pertama yaitu cari tahu terlebih dahulu volume luas ruangan yang akan dipasangi plafon. Pastikan kalian menghitung luas ruangan secara akurat menggunakan meteran. Jika dilakukan secara asal-asalan, maka perhitungan kebutuhan material bisa kurang atau bahkan lebih.

Rangka Hollow Dinding

Khusus bagian dinding, tambahkan panjangnya dengan 1 meter. Sebagai contoh ruangan berukuran 3 m x 3 m, maka panjang kebutuhan rangka hollow yaitu 3m + 1 m = 4 m. Kelebihan panjang hollow tersebut nantinya akan dipakai sebagai gantungan.

Isian Rangka Hollow

Umumnya pada isian rangka perhitungannya yaitu per 60 cm. Jadi untuk ruangan dengan panjang 3 meter harus dikonversikan terlebih dahulu ke dalam satuan cm lalu dibagi dengan panjang per 60 cm yaitu 300 : 60 = 5 batang. Untuk lebih detailnya, simak cara menghitungnya berikut ini.

Diketahui :

  • Hitungan cross : 4 cm x 4 cm x 3 meter x 2 batang
  • Ukuran plafon : 9 m2

Perhitungan :

  • Kebutuhan rangka hollow : 3 meter x 4 batang = 12 meter
  • Kebutuhan rangka hollow : 3 meter x 5 batang = 15 meter
  • Kebutuhan rangka hollow : 2 meter x 3 batang = 6 meter.
  • Kebutuhan rangka hollow : 15 m + 15 m + 6 m = 33 meter.

Jadi, dari data perhitungan di atas total kebutuhan material hollow untuk rangka plafon di ruangan berukuran 3 meter x 3 meter yaitu sekitar 33 meter atau 10 batang.

Biaya Pembelian Rangka Plafon Hollow

Biaya Pembelian Rangka Plafon Hollow

Setelah mengetahui kebutuhan rangka hollow untuk kebutuhan pemasangan plafon rumah, selanjutnya kalian juga harus menghitung total biaya pembelian materialnya. Sebagai contoh HARGA BESI HOLLOW di pasaran saat ini yaitu sekitar Rp 40.000, maka untuk kebutuhan pekerjaan pemasangan plafon kalian perlu mempersiapkan biaya sekitar 10 batang x Rp 40.0000 = Rp 400.000.

Akhir Kata

Seperti dijelaskan di atas, sebaiknya pilih produk rangka plafon hollow berkualitas meskipun harganya akan sedikit lebih mahal. Selain itu ketika hendak melakukan proses pemasangan, alangkah baiknya gunakan pekerja borongan berkualitas sehingga hasilnya bisa sesuai dengan harapan.

Itulah sekiranya penjelasan dari Epropertyrack seputar cara menghitung kebutuhan rangka plafon hollow mulai dari volume pekerjaan hingga total biaya pembelian materialnya. Semoga informasi di atas bermanfaat serta dapat dijadikan gambaran ketika hendak menghitung keperluan rangka plafon besi hollow.

Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *