Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

3 Biaya Pembuatan Greenhouse Baja Ringan 2022 : Material & Tenaga

Biaya Pembuatan Greenhouse Baja Ringan
Advertisements

Biaya Pembuatan Greenhouse Baja Ringan – Di dalam dunia pertanian, greenhouse merupakan sebuah kebutuhan penting untuk meningkatkan produktivitas atas hasil pertanian, khususnya pada budidaya sistem hidroponik. Dimana fungsi utama greenhouse yaitu mengatur intensitas cahaya sinar matahari terhadap tanaman, pengairan, kelembapan serta suhu udara.

Secara umum, greenhouse ialah suatu bangunan yang berkerangka atau dibentuk menggelembung diselubungi bahan bening tembus cahaya sehingga bisa meneruskan sinar matahari secara optimal. Tujuan dibangunnya greenhouse yaitu untuk melindungi tanaman dari berbagai kondisi iklim yang berubah-ubah.

Seiring berjalannya waktu, saat ini proses pembuatan greenhouse tidak hanya menggunakan bahan material bambu dan kayu saja, namun sudah banyak orang beralih menggunakan baja ringan. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya greenhouse baja ringan memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan bangunan dengan bahan jenis lainnya.

Advertisements

Nah, jika diantara kalian berencana membangun greenhouse mengunakan baja ringan, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu berapa besar anggaran biayanya. Untuk membantunya, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap besaran biaya pembuatan greenhouse baja ringan, entah itu dari segi kebutuhan material hingga ongkos pekerja bangunannya.

Keunggulan Greenhouse Baja Ringan

Keunggulan Greenhouse Baja Ringan
Advertisements

Seperti dijelaskan sebelumnya, saat ini kebanyakan orang lebih memilih mengunakan baja ringan ketimbang material jenis lainnya saat ingin membangun greenhouse karena sejumlah keunggulannya. Mungkin sebagian besar dari kalian sudah mengetahui bahwa penggunaan baja ringan sebagai material konstruksi bangunan dinilai lebih efisien ketimbang kayu.

Dimana pembuatan bangunan greenhouse menggunakan baja ringan sendiri nantinya lebih memudahkan sistem perawatan plastik (atap plastik) atau kain kasa yang harus diganti setiap 3 hingga 8 tahun sekali. Maka dari itu, jika greenhouse dirancang menggunakan baja ringan, maka nantinya bangunan tersebut bisa dengan mudah untuk dipindahkan.

Selain itu, pembuatan greenhouse menggunakan baja ringan juga akan sangat menguntungkan bagi pemiliknya, karena material tersebut memiliki daya tahan tinggi terhadap korosi. Agar lebih jelasnya, berikut kami berikan sejumlah keunggulan ataupun kelebihan baja ringan sebagai bahan pembuatan greenhouse.

  • Sistem konstruksi pembangunannya jelas.
  • Tahan lama dan anti rayap.
  • Tahan karat serta tidak mudah korosi.
  • Proses pengerjaannya lebih cepat.
  • Tidak terlalu membutuhkan anggaran biaya terlalu besar.
  • Material baja ringan bergaransi.

Kebutuhan Material Pembuatan Greenhouse Baja Ringan

Kebutuhan Material Pembuatan Greenhouse Baja Ringan

Ketika hendak menganalisa atau menghitung biaya pembuatan greenhouse baja ringan, tentunya kalian perlu memahami apa saja kebutuhan bahan materialnya terlebih dahulu. Misalkan kalian akan membangun greenhouse baja ringan pada lahan seluas 12 m x 8 m, maka rincian kebutuhan bahan materialnya yaitu akan seperti berikut ini.

  • Reng baja ringan : 60 batang (6 meter per batang).
  • Kanal C baja ringan : 74 batang.
  • Baut baja ringan : 2.133 buah.
  • Plastik UV untuk dinding serta atap : 4 m x 55 m.
  • Screen net : 3 mx 47 m.
  • Batako : 400 buah.
  • Pasir 4 bak.

Perlu diingat, sebenarnya kebutuhan material dalam pembuatan greenhouse baja ringan tergantung pada keinginan pemiliknya. Misalkan pembuatan greenhouse tidak ingin menggunakan batako, maka kalian bisa memilih bahan jenis lainnya seperti bata merah ataupun hebel.

Biaya Pembuatan Greenhouse Baja Ringan

Setelah mengetahui total kebutuhan bahan material dalam pembuatan greenhouse baja ringan, selanjutnya kalian juga harus mengerti bagaimana perhitungan anggaran biaya pembangunannya. Mungkin perhitungan biaya pembuatan greenhouse baja ringan hampir sama seperti saat menghitung biaya pembuatan rumah prefab.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya nantinya kalian perlu menghitung secara rinci total kebutuhan anggaran dana pembangunannya, entah itu dari segi pembelian material hingga ongkos pekerja bangunannya. Daripada penasaran, di bawah ini akan kami jelaskan secara lengkap rincian biaya pembuatan greenhouse baja ringan berukuran 12 m x 8 m.

Biaya Pembelian Material

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, untuk membangun greenhouse baja ringan, terdapat berbagai macam komponen penting untuk dipersiapkan. Mengacu pada poin di atas, maka kalian perlu mempersiapkan anggaran biaya untuk pembelian bahan material seperti berikut ini.

KeteranganKebutuhanHarga SatuanJumlah Harga
Reng baja ringan60 batangRp 39.000Rp 2.340.000
Kanal C baja ringan74 batangRp 85.000Rp 6.290.000
Baut baja ringan2.133 buahRp 240Rp 511.920 (dibulatkan menjadi Rp 512.000)
Plastik UV55 meterRp 51.500Rp 2.832.500
Screen net47 meterRp 36.000Rp 1.692.000
Batako400 buahRp 2.200Rp 880.000
Pasir4 bakRp 180.000Rp 720.000
JUMLAH BIAYARp 15.266.500

Dari data perhitungan di atas, maka total kebutuhan biaya untuk pembelian bahan material pembuatan greenhouse baja ringan yaitu kurang lebih sekitar Rp 15.266.500. Kami ingatkan sekali lagi bahwa besaran anggaran biaya tersebut dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung harga material di pasaran.

Ongkos Pekerja Bangunan

Selain menghitung biaya pembelian bahan material, kalian juga pastinya perlu mempersiapkan anggaran dana untuk ongkos atau upah pekerja bangunannya. Kita asumsikan pembuatan greenhouse baja ringan membutuhkan waktu selama 6 hari dengan 2 orang pekerja yang masing-masing mematok harga Rp 110.000, maka siapkan anggaran biaya sebesar Rp 1.320.000.

Biaya Lainnya

Seperti halnya perhitungan biaya bangun rumah per meter, proses pembuatan greenhouse baja ringan juga perlu mempersiapkan anggaran biaya lainnya. Dimana biaya lainnya ini nantinya digunakan untuk berjaga-jaga apabila saat proses pembangunan terjadi hal-hal di luar dugaan.

Saran kami sebaiknya siapkan anggaran dana sebesar 10% dari total anggaran biaya pembangunan. Jadi, jika biaya pembangunan dari pembelian material hingga ongkos tukang berada di kisaran Rp 16.586.500, maka kalian perlu mempersiapkan anggaran biaya lainnya sebesar Rp 1.658.650 (Rp 16.586.500 x 10%).

Akhir Kata

Dari pembahasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa besaran biaya pembangunan greenhouse menggunakan baja ringan tergantung pada kebutuhan material hingga pemilihan pekerja bangunannya. Jika ingin lebih menghemat bujet, saran kami sebaiknya gunakan pekerja sistem borongan. Karena harga borongan bangunan diklaim lebih murah dibandingkan sistem harian.

Demikian sekiranya penjelasan dari Epropertyrack seputar biaya pembuatan greenhouse baja ringan untuk semua ukuran mulai dari kebutuhan material hingga ongkos pekerja bangunannya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika ingin membuat greenhouse menggunakan baja ringan.

Advertisements
Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.