Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Biaya Jasa Arsitek Per Meter 2022 : Peran, Perhitungan & Tips Memilih

Biaya Jasa Arsitek Per Meter
Advertisements

Biaya Jasa Arsitek Per Meter – Saat hendak membangun sebuah rumah impian, penggunaan jasa arsitek dalam merancang semua desain serta konsep mungkin menjadi salah satu hal penting untuk dipertimbangkan. Tidak hanya terbatas dari segi desain bangunan saja, namun arsitek juga bisa merencanakan proses pembangunan menjadi lebih efisien.

Dimana yang dimaksud dengan kata efisien tersebut yaitu bisa dilihat dari segi struktur, material bangunan sampai perhitungan kebutuhan anggaran biaya pembangunannya. Di Indonesia sendiri saat ini sudah tersedia cukup banyak sekali perusahaan ataupun kontraktor yang menyediakan jasa arsitek guna merancang sebuah bangunan.

Namun sayangnya, tidak semua orang mengetahui berapa besar tarif atau harga jasa yang ditentukan oleh para arsitek ketika hendak mengerjakan sebuah proyek. Secara garis besar, para arsitek mematok ongkos atau upah jasa perancangan sebuah bangunan menjadi dua jenis, salah satunya yaitu dengan hitungan per meter persegi.

Advertisements

Nah, jika diantara kalian berencana membangun sebuah rumah menggunakan jasa arsitek, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu berapa besar biayanya. Untuk membantunya, pada kesempatan kali ini kami akan membahas secara tuntas mengenai biaya jasa arsitek per meter dilengkapi dengan tata cara perhitungannya.

Tugas & Peran Arsitek

Tugas & Peran Arsitek
Advertisements

Sebelum pembahasan poin utama mengenai biaya jasa arsitek per meter berlanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu apa saja peran dan tugasnya. Adapun beberapa tugas beserta peran seorang arsitek sebagai perancang sebuah bangunan diantaranya yaitu seperti berikut ini.

  • Sebagai perantara pihak klien serta kontraktor.
  • Sebagai pengawas jalannya proses pembangunan.
  • Sebagai penerjemah konsep klien kepada para kontraktor sesuai keinginan pemilik bangunan.
  • Mendampingi klien sejak awal hingga pembangunan selesai.
  • Mengerjakan konsep rancangan.
  • Mengembangkan rancangan awal.
  • Membuat gambar kerja.
  • Pengadaan eksekusi konstruksi.

Kelebihan dan Kekurangan Jasa Arsitek

Seperti dijelaskan sebelumnya, ketika seseorang menggunakan jasa arsitek dalam merancang sebuah bangunan, maka tentunya mereka akan mendapatkan sejumlah keuntungan. Salah satu keuntungannya yaitu kalian akan mendapatkan desain, konsep ataupun model rumah terbaik, entah itu rumah minimalis, modern maupun mewah.

Meskipun jasa arsitek memiliki sejumlah keunggulan, namun bukan berarti bahwa penggunaannya tidak mempunyai kelemahan sama sekali. Sebagai bahan pertimbangan sebelum menggunakan jasa arsitek, sebaiknya pahami terlebih dahulu sejumlah kelebihan serta kekurangannya di bawah ini.

Kelebihan

  • Arsitek mampu memberikan rancangan bangunan dengan desain, konsep maupun model terbaik.
  • Arsitek busa menyelesaikan berbagai macam masalah.
  • Proses pembangunan akan selalu diawasi sejak awal hingga akhir.
  • Bertanggung jawab penuh atas penggambaran rancangan kepada kontraktor.

Kekurangan

  • Menggunakan jasa arsitek perlu menyiapkan anggaran dana lebih.
  • Arsitek tidak mempunyai hak dalam mengatur pekerja.

Biaya Jasa Arsitek Per Meter

Biaya Jasa Arsitek Per Meter Persegi

Seperti dijelaskan sebelumnya, sebenarnya di Indonesia sendiri saat ini perhitungan biaya jasa arsitek dibedakan menjadi dua jenis, yaitu perhitungan berdasarkan rencana anggarannya serta berdasarkan luas per meter persegi. Pada perhitungan biaya jasa arsitek berdasarkan RAB, maka hal tersebut akan dipengaruhi oleh kategori bangunannya.

Sementara perhitungan biaya jasa arsitek berdasarkan luas bangunan per meter persegi, biasanya akan dipengaruhi oleh kapasitas pengalaman serta portofolio arsitekturnya. Sama halnya seperti ongkos borongan pekerja bangunan, besaran biaya jasa arsitek juga biasanya dapat berbeda di sejumlah wilayah karena terpengaruh oleh sejumlah faktor.

Umumnya pada penyedia jasa arsitek mematok biaya mulai dari Rp 150.000 sampai Rp 1.000.000 per meter perseginya. Akan tetapi, beberapa arsitek bisa menentukan harga di bawah ataupun di atas tarif umum tersebut, tergantung pengalaman kerjanya, ruang lingkup kerja dan lain sebagainya.

Cara Menghitung Biaya Jasa Arsitek

Setelah mengetahui besaran biaya jasa arsitek per meter perseginya, selanjutnya kalian juga harus mengerti bagaimana tata cara perhitungannya. Sebenarnya perhitungan ongkos jasa arsitek hampir sama seperti saat menghitung biaya bangun rumah per meter.

Seperti sudah disinggung sebelumnya, arsitek mematok harga atau tarif berdasarkan luas bidang bangunannya. Sebagai contoh kalian akan membangun rumah berukuran 12 m x 8 m menggunakan jasa arsitek, maka tata cara perhitungan biaya untuk kebutuhan jasa arsitek tersebut diantaranya yaitu akan seperti berikut ini.

  • Luas bangunan : Panjang x Lebar.
  • Luas bangunan : 12 m x 8 m = 96 m2.
  • Biaya jasa arsitek : Tarif per meter x Luas bangunan.
  • Biaya jasa arsitek : Rp 150.000 x 96 m2 = Rp 14.400.000.

Dari data perhitungan di atas, maka total anggaran biaya yang perlu dipersiapkan untuk menggunakan jasa arsitek dalam membangun rumah berukuran 12 m x 8 m yaitu sekitar Rp 14.400.000. Kami ingatkan sekali lagi bahwa biaya tersebut bisa saja kurang ataupun lebih, tergantung pengalaman, kapasitas hingga lingkup kerja arsitekturnya.

Tips Memilih Jasa Arsitek

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai besaran biaya jasa arsitek per meter persegi dilengkapi contoh perhitungannya. Nah, supaya kalian bisa mendapatkan arsitektur berkualitas, sebaiknya ikuti beberapa tips memilih jasa arsitek berikut ini.

  • Kumpulkan beberapa daftar arsitek berpengalaman.
  • Diskusikan mengenai proyek pembangunan rumah dengan arsitek.
  • Periksa portofolio arsitek.
  • Tanyakan kinerja arsitek pada klien sebelumnya.
  • Negosiasi harga supaya bisa sesuai budget.

Akhir Kata

Dari penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa saat ini sebenarnya tarif jasa arsitek dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari pengalaman, kualitas, lingkup kerja dan lain sebagainya. Selain itu, biaya jasa arsitek tersebut juga biasanya dapat berbeda di sejumlah wilayah, tergantung kebijakannya masing-masing.

Demikian sekiranya pembahasan dari Epropertyrack seputar biaya jasa arsitek per meter persegi berdasarkan luas bangunan dilengkapi dengan contoh perhitungannya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika ingin menggunakan jasa arsitek ketika ingin merancang sebuah bangunan.

Advertisements
Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.