Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Biaya Cor Dak Manual

Biaya Cor Dak Manual

Biaya Cor Dak Manual – Di dalam konstruksi sebuah bangunan, kualitas bahan material serta teknik pembangunannya menjadi hal penting untuk diperhatikan. Hal tersebut bertujuan agar nantinya bangunan tersebut memiliki konstruksi yang kuat sehingga tidak gampang ambruk ataupun roboh, terutama pada rumah bertingkat.

Salah satu struktur atau konstruksi yang memiliki peran penting terhadap kekuatan sebuah rumah bertingkat yaitu cor dak. Dak sendiri merupakan sebuah pembatas yang nantinya bisa memisahkan bagian di setiap lantai bangunan, entah itu pada rumah 2 lantai, 3 lantai atau bahkan lebih.

Di Indonesia sendiri saat ini terdapat dua jenis cor dak yang kerap digunakan oleh para pekerja bangunan, salah satunya yaitu cor beton manual. Ketika kalian hendak membangun rumah bertingkat menggunakan cor dak manual, sebaiknya buat Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunannya terlebih dahulu.

Perhitungan tersebut bertujuan agar nantinya kalian bisa memperkirakan berapa besar biaya yang diperlukan untuk membuat cor beton manual. Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai rincian biaya cor dak manual mulai dari kebutuhan material hingga upah para pekerjanya.

Apa Itu Cor Dak Manual?

Apa Itu Cor Dak Manual

Sebelum membahas biaya cor dak manual lebih lanjut, ada baiknya pahami terlebih dahulu pengertiannya. Cor dak manual merupakan proses pembuatan cor beton yang tidak menggunakan truk molen, akan tetapi dilakukan oleh tukang bangunan itu sendiri.

Jika cor beton instan atau ready mix proses takaran materialnya dilakukan secara otomatis, namun berbeda dengan cor dak manual. Pasalnya, takaran material cor dak manual juga dilakukan oleh tukang bangunan dan biasanya hanya menggunakan mesin molen mini saja.

Kelebihan dan Kekurangan Cor Dak Manual

Kelebihan dan Kekurangan Cor Dak Manual

Sebenarnya, kedua jenis cor dak baik itu ready mix ataupun cor beton manual memiliki keunggulan serta kelebihannya masing-masing. Oleh sebab itu sebagai bahan pertimbangan sebelum menggunakannya, berikut akan kami berikan sejumlah kelebihan beserta kekurangan cor dak manual.

Kelebihan

  • Tidak terlalu membutuhkan lahan luas dalam proses pembuatannya.
  • Proses penakaran bahan material dapat dilakukan dimana saja, meskipun di ruangan sempit sekalipun.
  • Apabila digunakan dalam proyek skala kecil, maka akan sedikit lebih menghemat biaya.
  • Tidak perlu repot siaga pekerja, sebab proses pembuatan cor dak manual sudah sesuai takaran serta kemampuan tukang.

Kekurangan

  • Proses pembuatannya cukup memakan waktu.
  • Lebih merepotkan dibandingkan cor ready mix.
  • Membutuhkan biaya lumayan besar jika proses cor dak dalam skala besar.
  • Komposisi atau takaran bahan material biasanya tidak merata.
  • Mutu cor beton menjadi kurang merata karena proses penakarannya dilakukan secara manual.

Kebutuhan Komponen Cor Dak Manual

Kebutuhan Komponen Cor Dak Manual

Besaran biaya cor dak manual biasanya akan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pemilihan bahan material serta penggunaan pekerja bangunannya. Hal ini juga berlaku seperti pada saat kalian hendak MENGHITUNG BIAYA COR DAK BONDEK pada bangunan bertingkat.

Pasalnya, harga bahan material cor dak serta upah para pekerja bangunan akan sangat mempengaruhi total biaya pembuatan cor beton manual. Untuk lebih jelasnya, berikut akan kami berikan beberapa kebutuhan komponen cor dak manual, mulai dari kebutuhan bahan material hingga pekerja bangunannya.

Bahan Material

  • Bondek.
  • Wiremesh.
  • Semen portland (PC).
  • Pasir beton.
  • Batu split.

Pekerja Bangunan

  • Tukang bangunan.
  • Pekerja.
  • Mandor.
  • Kepala tukang.

Catatan : Kepala tukang dan mandor bisa dihilangkan atau tidak dimasukkan apabila pekerjaan cor dak manual dalam skala kecil.

Biaya Cor Dak Manual

Setelah mengetahui beberapa kebutuhan komponen dalam pembuatan cor dak manual, selanjutnya kalian juga harus mengerti bagaimana cara menghitung total biaya pembuatannya. Di dalam perhitungan biaya cor dak manual ini terdapat beberapa elemen penting yang harus diperhatikan.

Adapun beberapa elemen penting tersebut yaitu seperti total luas atau volume bidang pekerjaan, biaya pembelian material hingga ongkos pekerja bangunannya. Daripada penasaran, langsung saja simak baik-baik rincian perhitungan biayanya di bawah ini.

Volume Pekerjaan

Volume Pekerjaan

Langkah pertama dalam menghitung biaya cor dak manual yaitu mencari tahu terlebih dahulu total luas atau volume bidang pekerjaannya. Sebagai contoh kalian akan melakukan pengerjaan cor dak pada bangunan sepanjang 11 meter, lebar 5.5 meter serta ketebalan 11 cm atau 0.11 meter, maka tata cara menghitungnya yaitu akan seperti di bawah ini.

  • Volume pekerjaan : Panjang x lebar x tebal.
  • Volume pekerjaan : 11 m x 5.5 m x 0.11 m = 6.655 m3 atau dibulatkan menjadi 7 m3.

Kebutuhan Material

Kebutuhan Material

Setelah mengetahui luas bidang pekerjaan cor dak, selanjutnya yaitu menghitung biaya pembelian bahan materialnya. Supaya mendapatkan harga yang kompetitif, sebaiknya survei ke beberapa toko bangunan atau material seperti menanyakan HARGA BONDEK terbaru ataupun harga material lainnya.

Nah, untuk membantu kalian dalam menghitung biaya pembelian bahan materialnya, di bawah ini akan kami berikan analisa perhitungannya.

Bahan MaterialKoefisienSatuanHarga SatuanJumlah
Bondek10LbrRp 540.000Rp 5.400.000
Wiremesh4lbrRp 515.000Rp 2.060.000
Semen10sakRp 55.000Rp 550.000
Pasir beton4coltRp 220.000Rp 880.000
Batu split5coltRp 260.000Rp 1.300.000
TOTAL BIAYARp 10.190.000

Dari data perhitungan di atas, total biaya yang diperlukan untuk membeli bahan material cor dak manual pada bangunan seluas 7 meter kubik yaitu kurang lebih sekitar Rp 10.190.000.

Upah Pekerja

Upah Pekerja

Hal penting lainnya dalam menghitung biaya cor dak manual yaitu upah atau ongkos para pekerja bangunannya. Sebagai contoh pengerjaan cor dak manual membutuhkan 5 tukang aktif serta 7 pekerja dengan upah masing-masing tukang Rp 200.000 serta pekerja Rp 150.000. Berikut tata cara perhitungannya.

  • Tukang : 5 x Rp 200.000 = Rp 1.000.000.
  • Pekerja : 7 x Rp 150.000 = Rp 1.050.000.
  • Total upah pekerja : Rp 1.000.000 + Rp 1.050.000 = Rp 2.050.000.
  • Biaya cor dak : Kebutuhan material + upah pekerja.
  • Biaya cor dak : Rp 10.190.000 + Rp 2.050.000 = Rp 12.240.000.

Jadi, total biaya yang diperlukan untuk melakukan pengerjaan cor dak manual pada bidang lantai seluas 7 meter kubik yaitu sekitar Rp 12.240.000. Dengan kata lain, untuk satu meter kubik cor dak manual membutuhkan anggara dana minimal Rp 1.750.000 (Rp 12.240.000 ÷ 7 m3).

Jika kalian menginginkan lebih murah, saran kami sebaiknya gunakanlah pekerja borongan cor beton per meter persegi. Pasalnya HARGA BORONGAN COR DAK PER M2 dinilai lebih murah dibandingkan dengan pekerja sistem harian.

Akhir Kata

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa besaran harga pembuatan cor dak manual tergantung pada pemilihan bahan material serta ongkos pekerja bangunannya. Semakin bagus bahan materialnya, maka akan semakin mahal pula biaya pembuatan cor betonnya.

Demikian penjelasan dari Epropertyrack seputar perhitungan biaya cor dak manual per meter kubik mulai dari kebutuhan material hingga ongkos pekerja bangunannya. Semoga informasi di atas bermanfaat serta dapat dijadikan gambaran ketika hendak membuat cor dak beton manual.

Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *