√ Satu Kubik Hebel Berapa Meter ? Jenis, Ukuran & Perhitungan

Satu Kubik Hebel Berapa Meter – Ketika hendak membangun sebuah hunian, diperlukan adanya perhitungan kebutuhan material dengan matang sejak awal. Perhitungan tersebut bertujuan untuk meminimalisir kelebihan ataupun kekurangan bahan material saat pembangunan sedang berlangsung.

Selain itu, menghitung total kebutuhan bahan material bangunan juga berguna untuk mencari tahu berapa besaran anggaran biaya pembangunannya, mulai dari tahap awal sampai tahap finishing. Salah satu bagian atau struktur yang memiliki peran penting dalam berdirinya suatu bangunan yaitu konstruksi dinding.

Saat ini kebanyakan orang lebih memilih menggunakan hebel atau bata ringan sebagai material dasar pembuatan tembok sebuah bangunan, entah itu rumah tinggal ataupun perkantoran. Pasalnya, hebel proses pemasangannya lebih cepat dibandingkan material jenis lainnya seperti bata merah.

Bagi kalian yang berencana membangun rumah impian menggunakan hebel, alangkah baiknya ketahui terlebih dahulu total kebutuhannya. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai perhitungan satu kubik hebel berapa meter luasan dinding.

Jenis Hebel

Jenis Hebel

Sebelum membahas perhitungan satu kubik hebel berapa meter lebih lanjut, ada baiknya ketahui terlebih dahulu jenis-jenis hebel. Di pasaran Indonesia sendiri, terdapat dua JENIS HEBEL yang kerap digunakan sebagai bahan dasar pembuatan dinding, yaitu hebel AAC serta hebel CLC.

Kedua jenis hebel tersebut pada dasarnya memiliki bentuk dan ukuran sama. Hanya saja berbeda pada proses pembuatannya. Jika hebel AAC dibuat dengan alat sederhana di industri rumahan, sementara hebel CLC dibuat menggunakan peralatan canggih serta modern.

Ukuran Hebel

Ukuran Hebel

Sebagaimana diketahui, salah satu keunggulan dari bata hebel sebagai material pembuatan dinding rumah yaitu memiliki ukuran dan ketebalan cukup bervariasi. Dengan beragam ukuran tersebut membuat hebel dapat disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi bangunannya.

Meskipun ukurannya cukup bervariasi, namun tentang kualitasnya sebenarnya sama saja karena bahan dasar pembuatannya sama saja. Adapun beberapa ukuran hebel mulai dari panjang, lebar dan tebal yang beredar di pasaran diantaranya yaitu seperti di bawah ini.

TebalLebarPanjang
7,5 cm20 cm60 cm
10 cm20 cm60 cm
12,5 cm20 cm60 cm
15 cm20 cm60 cm
20 cm20 cm60 cm

Menghitung Satu Kubik Hebel Berapa Meter

Setelah mengetahui semua jenis beserta ukuran hebel di pasaran, selanjutnya kalian juga harus tahu berapa total luasan dinding untuk satu kubik hebel. Perlu diketahui, jenis hebel yang kerap digunakan sebagai material tembok yaitu hebel dengan tebal 7,5 cm serta 10 cm.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab kedua spesifikasi hebel tersebut diklaim menjadi ukuran ideal bagi dinding sebuah hunian. Daripada penasaran, berikut akan kami berikan penjelasan perhitungan satu kubik hebel berapa meter.

Hebel Tebal 7,5 cm

Berapa Kubik Hebel Tebal 7,5 cm

Di bawah ini merupakan perhitungan satu kubik hebel berapa meter untuk ukuran 60 cm x 20 cm x 7,5 cm.

  • Satu meter kubik hebel : 1 ÷ (0,075 x 0,2 x 0,6)
  • Satu meter kubik hebel : 1 ÷ 0.009 = 111,11 pcs

Jadi, setiap satu meter kubik membutuhkan sekitar 111 buah hebel dengan panjang 60 cm, lebar 20 cm serta tebal 7,5 cm. Sebagai contoh HARGA HEBEL saat ini Rp 650.000 per meter kubiknya (m3), maka harga per bijinya yaitu Rp 650.000 ÷ 111 = Rp 5.855.85.

Selanjutnya yaitu menghitung butuh berapa buah hebel untuk luas tembok per meter perseginya (m2).

  • Satu meter persegi hebel : 1 ÷ (0,2 x 0,6) = 8,333 buah.
  • Satu meter persegi dinding : 8.333 x Rp 5.855.85 = Rp 48.796.79.

Untuk satu meter persegi dinding kurang lebih membutuhkan 8.333 buah hebel tebal 7,5 cm atau kalian harus mempersiapkan biaya sekitar Rp 48.796.79. Setelah itu, kalian juga harus menghitung berapa meter persegi luasan dinding untuk 1 kubik bata hebel.

  • Luas bata ringan : 0,6 m x 0,2 m = 0,12 m2.
  • Luas dinding : 0,12 x 111,11 = 13,3332 m2.

Hebel Tebal 10 cm

Berapa Kubik Hebel Tebal 10 cm

Rumus perhitungan satu kubik hebel berapa meter juga sama saja seperti di atas. Untuk lebih jelasnya, simak baik-baik penjelasannya berikut ini.

  • Satu meter kubik hebel : 1 ÷ (0,075 x 0,2 x 0,1)
  • Satu meter kubik hebel : 1 ÷ 0.012 = 83,33 pcs

Dari perhitungan di atas, membutuhkan 83,33 buah bata hebel dengan panjang 60 cm, lebar 20 cm serta tebal 10 cm. Misalkan harga hebel ketebalan 10 cm yaitu Rp 615.000 per meter kubiknya (m3), maka harga per bijinya yaitu Rp 615.000 ÷ 83,33 = 7.800.31.

Sedangkan perhitungan berapa buah kebutuhan bata hebel untuk luas dinding per meter perseginya yaitu seperti berikut ini.

  • Satu meter persegi hebel : 1 ÷ (0,2 x 0,6) = 8,333 buah.
  • Satu meter persegi dinding : 8.333 x Rp 7.800.31 = Rp 65.000.00.
  • Luas bata ringan : 0,6 m x 0,2 m = 0,12 m2.
  • Luas dinding : 0,12 x 83,33 = 9,9996 m2 atau 10 m2.

Dari perhitungan di atas, dapat diambil kesimpulan seperti di bawah ini.

  • Satu kubik bata hebel ketebalan 10 cm membutuhkan sebanyak 83 buah.
  • Satu kubik bata ringan ketebalan 7,5 cm membutuhkan sebanyak 111 buah.
  • Kebutuhan bata hebel setiap satu meter persegi dinding (1 m2) adalah 8,3 buah.

Selain menghitung total kebutuhan bata hebel, kalian juga harus mempertimbangkan pemilihan jasa tukang pemasangannya. Saran kami sebaiknya gunakan jasa pemborong karena HARGA BORONGAN PEMASANGAN HEBEL lebih murah dibandingkan pekerja harian.

Akhir Kata

Ketika hendak memasang hebel sebagai material dasar pembuatan dinding hunian, jangan lupa untuk menggunakan LEM BATA HEBEL YANG BAGUS. Sebab, bahan perekat tersebut akan sangat berpengaruh terhadap ketahanan sebuah tembok rumah.

Itulah sekiranya penjelasan dari Epropertyrack seputar perhitungan satu kubik hebel berapa meter persegi luasan dinding. Semoga informasi di atas bermanfaat serta dapat dijadikan gambaran ketika hendak menghitung kebutuhan hebel sebagai material pengganti bata merah.

Tinggalkan komentar