Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

4 Harga Borongan Waterproofing Per Meter 2021 (Tenaga & Bahan)

Harga Borongan Waterproofing Per Meter

Harga Borongan Waterproofing Per Meter – Rembesan atau kebocoran pada struktur pondasi, lantai, dinding hingga atap bangunan tentunya akan mengurangi kualitas serta ketahanan sebuah bangunan. Salah satu cara mengatasinya yaitu dengan melindungi struktur bangunan tersebut menggunakan bahan pelapis anti bocor, yaitu waterproofing.

Penerapan teknik waterproofing sendiri mampu membuat suatu media atau objek menjadi tahan serta kedap terhadap air. Secara umum, material bahan bangunan tersebut kerap digunakan untuk menangani kebocoran pada area seperti ruangan bawah tanah, atap, dak beon, kolam renang sampai area-area basah lainnya.

Di Indonesia sendiri penerapan waterproofing mulai diminati oleh sebagian besar masyarakat karena memiliki segudang keunggulan. Menariknya lagi, saat ini sudah tersedia cukup banyak pekerja borongan atau kontraktor yang menyediakan jasa pengerjaan waterproofing dengan hitungan per meter persegi.

Oleh sebab itu, jika kalian berencana menggunakan pekerja borongan dalam pengerjaan waterproofing, alangkah baiknya cari tahu terlebih dahulu besaran tarif atau harga borongannya. Untuk membantunya, kali ini kami akan memberikan kisaran harga borongan waterproofing per meter untuk semua jenis-jenisnya.

Jenis-Jenis Waterproofing

Jenis Waterproofing

Sebelum membahas harga borongan waterproofing per meter lebih dalam, sebaiknya pahami terlebih dahulu beberapa jenis-jenisnya. Seperti dijelaskan sebelumnya, waterproofing ialah sebuah prosedur pengaplikasian bahan pelapis anti bocor pada suatu objek atau media seperti dinding, dak atap maupun plafon.

Dimana waterproofing ini nantinya menutup pori-pori pada permukaan sebuah objek sehingga aliran air akan terhalangi serta tidak dapat menembus ke dalamnya. Saat ini di Indonesia terdapat 5 jenis waterproofing, diantaranya yaitu seperti di bawah ini.

  1. Waterproofing coating.
  2. Waterproofing membrane.
  3. Waterproofing integral.
  4. Waterproofing flashband self adhesive.
  5. Waterproofing crystallising.

Kelebihan dan Kekurangan Waterproofing

Kelebihan dan Kekurangan Waterproofing

Meskipun waterproofing memiliki segudang keunggulan, namun bukan berarti bahan material bangunan tersebut tidak memiliki kelemahan sedikitpun. Sebagai bahan pertimbangan sebelum melakukan kegiatan waterproofing, berikut akan kami berikan beberapa kelebihan serta kekurangannya.

Kelebihan

  • Proses pemasangannya mudah sehingga mampu menghemat waktu.
  • Memiliki sifat tahan lama, terlebih lagi apabila material tersebut tidak terpapar sinar matahari secara langsung.
  • Lapisan waterproofing tahan terhadap bahan kimia sehingga lebih awet.
  • Memiliki sifat kuat.

Kekurangan

  • Harganya cukup tinggi, khususnya untuk waterproofing jenis membrane.
  • Jika terpapar sinar matahari secara langsung secara terus menerus, maka kekuatan waterproofing akan berkurang.
  • Jika terjadi kebocoran maka sulit untuk di deteksi karena semua permukaan sudah tertutup lapisan waterproofing.

Harga Borongan Waterproofing Per Meter

Daftar Harga Borongan Waterproofing Per Meter

Seperti halnya HARGA BORONGAN CAT DINDING, besaran tarif atau ongkos pekerja borongan waterproofing per meter perseginya juga dapat berbeda di masing-masing daerah. Perbedaan harga borongan ini tentunya bisa disebabkan oleh sejumlah faktor seperti risiko pengerjaan, tingkat kerumitan hingga lokasi bidang pekerjaannya.

Umumnya para kontraktor membedakan sistem kerja borongan menjadi dua jenis, yaitu borongan non material serta plus material. Untuk harga borongan waterproofing non material per meter perseginya berada di kisaran Rp 15.000 sampai Rp 20.000, sementara harga borongan plus material kurang lebih sekitar Rp 30.000 hingga Rp 50.000.

Perlu diingat, bahwa penggunaan material waterproofing juga nantinya bisa mempengaruhi besaran harga borongan per meter perseginya. Oleh sebab itu, saran kami sebaiknya carilah produk waterproofing berkualitas supaya hasil akhir dapat sesuai dengan harapan.

Cara Menghitung Biaya Waterproofing

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap terkait rincian harga borongan waterproofing per meter, baik itu untuk upah tenaga kerjanya saja ataupun plus bahan materialnya. Selanjutnya kalian juga harus mengerti bagaimana cara menghitung biaya pengerjaan waterproofing menggunakan pekerja borongan.

Mungkin cara menghitungnya biaya pengerjaan waterproofing hampir sama seperti saat MENGHITUNG KEBUTUHAN CAT GENTENG. Sebab, kalian perlu mencari tahu luas atau volume bidang pekerjaan suatu objek yang akan dilapisi menggunakan bahan material waterproofing terlebih dahulu.

Volume Pekerjaan

Volume Pekerjaan

Cara pertama yaitu mencari tahu luas atau volume bidang pekerjaan waterproofing. Sebagai contoh kalian akan memberikan lapisan waterproofing pada genteng di atap model pelana dengan panjang 15 meter, lebar 7 meter, overstek 1 meter serta tingkat kemiringan 10 derajat menggunakan pekerja borongan plus material, maka cara menghitungnya yaitu akan seperti berikut ini.

Diketahui :

  • Panjang : 15 meter.
  • Lebar : 7 meter.
  • Overstek : 1 meter.
  • Tingkat kemiringan : cos 10 derajat = 0.984

Perhitungan :

  • Volume atap : ((Panjang + overstek) x (Lebar + overstek)) ÷ Cos (kemiringan atap)
  • Volume atap : ((15 m + 1 m) x (7 m + 1 m) ÷ 0.984
  • Volume atap : (16 m x 8 m) ÷ 0.984.
  • Volume atap : 128 m2 ÷ 0.984 = 125.952 m2 (dibulatkan menjadi 126 m2).

Biaya Waterproofing

Biaya Waterproofing

Langkah selanjutnya yaitu menghitung biaya pengerjaan pelapisan waterproofing pada atap genteng seluas 126 meter persegi menggunakan pekerja borongan. Cara menghitungnya yaitu mengalikan antara volume bidang pekerjaan waterproofing dengan harga borongan plus material per meter perseginya.

  • Biaya waterproofing : Volume pekerjaan x Harga borongan.
  • Biaya waterproofing : 126 m2 x Rp 30.000 = Rp 3.780.000.

Jadi, total biaya untuk melapisi atap genteng seluas 126 meter persegi dengan waterproofing menggunakan pekerja borongan plus material yaitu kurang lebih sekitar Rp 3.780.000. Di dalam besaran biaya tersebut sudah mencakup upah tenaga kerja borongan, pembelian material waterproofing serta penyewaan peralatan pengerjaannya.

Akhir Kata

Itulah sekiranya pembahasan dari Epropertyrack seputar daftar harga borongan waterproofing per meter untuk semua jenis dilengkapi cara menghitung biaya pengerjaannya. Semoga informasi di atas bermanfaat serta dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum menggunakan waterproofing sebagai bahan pelapis anti bocor.

Harga Borongan Waterproofing Per Meter

IDR 15000
9.3

Harga

9.4/10

Kualitas

9.3/10

Fungsional

9.3/10

Daya Tahan

9.2/10

Garansi

9.2/10
Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Harga KalsiBoard

Jihan
3 min read

Harga Pasir

Jihan
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *