Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Cara Menghitung Kebutuhan Cat Genteng

Cara Menghitung Kebutuhan Cat Genteng

Cara Menghitung Kebutuhan Cat Genteng – Selain dimanfaatkan sebagai pelindung hunian, genteng juga bisa digunakan sebagai dekorasi eksterior. Dimana material genteng tersebut dapat dilapisi dengan cat berwarna agar terlihat lebih indah, cantik dan menarik.

Selain dari segi estetika, genteng yang dilapisi dengan cat juga bisa berguna sebagai pelindung terhadap kerusakan karena cuaca. Oleh sebab itu, pemilihan cat genteng tidak boleh dilakukan secara sembarangan, karena harus memperhatikan kualitasnya.

Bagi kalian yang hendak mengecat genteng rumah, sebaiknya hitung terlebih dahulu berapa jumlah total kebutuhan materialnya. Perhitungan kebutuhan cat tersebut bertujuan agar nantinya pemilik rumah bisa memperkirakan berapa besar biaya pembelian materialnya.

Secara garis besar, tata perhitungan kebutuhan cat genteng hampir sama seperti pada saat MENGHITUNG KEBUTUHAN CAT DINDING. Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak baik-baik penjelasan mengenai tata cara menghitung kebutuhan cat dinding di bawah ini.

Jenis Cat Genteng

Jenis Cat Genteng

Perlu diketahui, di Indonesia sendiri cat genteng dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Tentunya setiap jenis cat genteng tersebut juga memiliki karakteristiknya masing-masing, entah itu keunggulan ataupun kelemahan. Nah, sebelum membahas cara menghitung kebutuhan cat genteng lebih lanjut, ada baiknya ketahui terlebih dahulu beberapa jenis-jenisnya berikut ini.

Styrene Acrylic

Jenis pertama yaitu cat genteng yang mengandung formula styrene acrylic. Kandungan ini mampu melindungi permukaan genteng dari pengaruh cuaca sekaligus memberikan perlundungan maksimal terhadap lumut ataupun jamur. Menariknya lagi, cat styrene acrylic bisa menghasilkan finishing glossy pada genteng.

Alkyd Synthetic

Cat genteng alkyd synthetic memiliki karakter cukup kuat dengan finishing glossy. Sama seperti jenis cat sebelumnya, cat genteng alkyd synthetic juga memiliki ketahanan cukup tinggi terhadap jamur, lumut serta cuaca.

Zinc Chromate Primer

Sementara cat jenis zinc chromate primer lebih dikhususkan untuk genteng metal. Sebab, kandungan di dalam cat jenis ini mampu melindungi genteng logam dari korosi sehingga awet dan bisa bertahan dalam jangka panjang hingga puluhan tahun.

Acrylic Resin

Acrylic resin dapat kalian aplikasikan pada genteng jenis beton, asbes ataupun tanah liat. Dimana cat genteng acylic resin memiliki lapisan film keras, ketahanan cukup tinggi serta bisa kering dengan cepat sehingga mampu menghasilkan finishing glossy.

Cat Waterproof

Mungkin sebagian besar dari kalian sudah mengerti apa itu waterproof, yakni antibocor. Tentunya cat genteng waterproff memiliki sifat kedap air, antijamur, antileleh, antialkali serta elastis. Terlebih lagi, cat waterproof dapat diaplikasikan pada atap seng, asbes, kayu, beton maupun genteng tanah liat.

Vernis Thinner

Sesuai namanya, cat genteng vernis thinner dibuat dari bahan dasar solvent base atau biasa disebut dengan thinner. Dimana jenis cat genteng ini mampu memberikan hasil akhir pengecatan yang mengkilap. Selain itu, cat genteng vernis thinner juga memiliki daya tahan sangat tinggi terhadap cuaca.

Rumus Menghitung Kebutuhan Cat Genteng

Rumus Menghitung Kebutuhan Cat Genteng

Di dalam cara menghitung kebutuhan cat genteng, pastinya diperlukan adanya rumus perhitungan. Penggunaan rumus tersebut bertujuan agar hasil akhir dari perhitungan kebutuhan cat genteng nantinya dapat lebih akurat. Berikut adalah rumus menghitung kebutuhan cat genteng khusus untuk atap model pelana.

Total kebutuhan cat genteng : Luas atap genteng ÷ Luas cat 1 liter

Luas atap genteng : ((Panjang + overstek) x (Lebar + overstek)) ÷ Cos (kemiringan atap)

Cara Menghitung Kebutuhan Cat Genteng

Setelah mengetahui rumus perhitungan kebutuhan cat genteng, lalu kalian juga harus memahami bagaimana tahapan-tahapan ataupun tata cara menghitungnya. Daripada penasaran, langsung saja perhatikan baik-baik cara menghitung kebutuhan cat genteng menggunakan rumus berikut ini.

Luas Atap Genteng

Luas Atap Genteng

Cara pertama yang harus dilakukan yaitu mencari tahu luas ataupun volume bidang atap genteng. Sebagai contoh kalian akan melakukan pengecatan genteng pada atap model pelana dengan panjang 14 meter, lebar 8 meter, overstek 1.5 meter dengan tingkat kemiringan 10 derajat, maka cara menghitungnya yaitu akan seperti di bawah ini.

Diketahui :

  • Panjang : 14 meter.
  • Lebar : 8 meter.
  • Overstek : 1.5 meter.
  • Tingkat kemiringan : cos 10 derajat (0.984).

Perhitungan :

  • Luas atap genteng : ((Panjang + overstek) x (Lebar + overstek)) ÷ Cos (kemiringan atap).
  • Luas atap genteng : ((14 m + 1.5 m) x (8 m + 1.5 m)) ÷ 0.984.
  • Luas atap genteng : (15.5 m x 9.5 m) ÷ 0.984.
  • Luas atap genteng : 147.25 m2 ÷ 0.984 = 149.644 m2 (dibulatkan menjadi 150 m2).

Kebutuhan Cat

Kebutuhan Cat

Cara selanjutnya yaitu tinggal menghitung kebutuhan cat genteng untuk atap seluas 150 meter persegi. Perlu diketahui, standar penggunaan cat genteng adalah 10 sampai 12 meter persegi per liternya untuk setiap lapisan. Berikut akan kami jelaskan bagaimana cara menghitung kebutuhan cat untuk rumah sepanjang 14 meter serta lebar 8 meter.

  • Kebutuhan cat genteng : Luas atap genteng ÷ Luas cat 1 liter.
  • Kebutuhan cat genteng : 150 m2 ÷ 12 m2 = 12.5 liter.

Dari data perhitungan di atas, maka total kebutuhan cat genteng pada atap rumah model pelana seluas 150 meter persegi yaitu kurang lebih sekitar 12.5 liter untuk satu kali lapisan. Jadi, untuk dua lapis pengecatan, maka kalian membutuhkan total 25 liter cat genteng (2 x 12.5 liter).

Selain menghitung kebutuhan cat genteng, sebenarnya kalian juga perlu mempertimbangkan pemilihan pekerja pengecatannya. Saran kami sebaiknya gunakanlah pekerja pengecatan genteng yang mengunakan sistem borongan. Hal ini dikarenakan HARGA BORONGAN CAT GENTENG lebih murah dibandingkan dengan pekerja sistem harian, entah itu borongan non bahan ataupun borongan plus bahan.

Akhir Kata

Dari informasi di atas bisa diambil kesimpulan bahwa total kebutuhan cat dinding sebenarnya tergantung pada luas pekerjaan atap rumahnya. Selain itu, jumlah pelapisan cat genteng juga akan mempengaruhi total kebutuhan materialnya.

Itulah sekiranya pembahasan seputar tata cara menghitung kebutuhan cat genteng per meter perseginya versi Epropertyrack. Semoga dengan adanya penjelasan di atas dapat membantu kalian ketika hendak menghitung total keperluan cat genteng.

Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *