Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

20 Contoh Keselamatan Kerja Dalam Penerapan K3 di Tempat Kerja!

Contoh Keselamatan Kerja

Contoh Keselamatan Kerja – Sebagaimana diketahui, semua organisasi atau perusahaan mempunyai kewajiban untuk memastikan pekerja dan orang lain yang terlibat di dalamnya tetap berada dalam kondisi aman sepanjang waktu. Oleh sebab itu, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) perlu diperhatikan dalam sebuah perusahaan.

Salah satu alasan utama mengapa kesehatan dan keselamatan kerja itu penting yaitu karena sejatinya setiap pekerja menginginkan lingkungan kerja yang bisa memberikan rasa nyaman dan aman. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya penerapan K3 merupakan faktor penting dalam menjaga rasa aman untuk para pekerja dan perusahaan.

Secara garis besarnya, terdapat cukup banyak contoh dalam penerapan K3, khususnya tentang keselamatan kerja yang bisa diterapkan dalam menjalani pekerjaan. Namun sayangnya, masih ada cukup banyak orang di luar sana merasa kebingungan mengenai contoh-contoh keselamatan kerja dalam perusahaan.

Oleh sebab itu, ketika hendak bekerja pada sebuah organisasi ataupun perusahaan, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu apa saja contoh-contoh keselamatan kerja. Nah, untuk membantunya pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai contoh keselamatan kerja dilengkapi syarat hingga kesalahan dalam penerapan K3.

Syarat Penerapan K3

Sebelum pembahasan poin utama mengenai contoh keselamatan kerja lebih lanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu apa saja syarat-syarat penerapannya. Perlu diketahui, apabila pernah mengikuti pelatihan NEBOSH, pastinya kalian sudah mengetahui apa saja syarat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di dalam sebuah perusahaan.

Dimana syarat-syarat penerapan K3 di tempat kerja tersebut sebenarnya sudah tertuang di dalam Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja pasal 3. Daripada penasaran, langsung saja simak baik-baik daftar syarat penerapan K3 berikut ini.

  • Mencegah & mengurangi kecelakaan kerja.
  • Mencegah, mengurangi & memadamkan kebakaran.
  • Mencegah & mengurangi bahaya peledakan.
  • Memberi jalur evakuasi keadaan darurat.
  • Memberi P3K Kecelakaan Kerja.
  • Memberi APD (Alat Pelindung Diri) pada tenaga kerja.
  • Mencegah & mengendalikan timbulnya penyebaran suhu, kelembaban, debu, kotoran, asap, uap, gas, radiasi, kebisingan serta getaran.
  • Mencegah & mengendalikan Penyakit Akibat Kerja (PAK) serta keracunan.
  • Penerangan cukup & sesuai.
  • Suhu dan kelembaban udara baik.
  • Menyediakan ventilasi.
  • Memelihara kebersihan, kesehatan hingga ketertiban.
  • Keserasian tenaga kerja, peralatan, lingkungan, cara beserta proses kerja.
  • Mengamankan & memperlancar pengangkutan manusia, binatang, tanaman hingga barang.
  • Mengamankan & memelihara segala jenis bangunan.
  • Mengamankan serta memperlancar bongkar muat, perlakuan & penyimpanan barang
  • Mencegah terkena aliran listrik berbahaya.
  • Menyesuaikan & menyempurnakan keselamatan pekerjaan yang risikonya bertambah tinggi.

Contoh Keselamatan Kerja

Contoh Keselamatan Kerja di Tempat Kerja

Setelah memahami beberapa syarat penerapan K3 di tempat kerja, selanjutnya kalian juga harus mengerti beberapa contoh-contohnya. Adapun beberapa contoh keselamatan kerja di tempat kerja tersebut diantaranya yaitu seperti di bawah ini.

1. Menghindari Sikap Ceroboh Saat Bekerja

Salah satu contoh mengenai keselamatan kerja paling umum yaitu menghindari sikap ceroboh saat sedang bekerja. Pasalnya, ceroboh merupakan sikap berbahaya dan dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, semua pekerja harus menghilangkan sikap kecerobohan serta wajib meningkatkan konsentrasinya ketika bekerja.

2. Menggunakan Perlengkapan Keselamatan Kerja

Menggunakan alat dan perlengkapan keamanan kerja juga termasuk ke dalam salah satu contoh mengenai keselamatan kerja. Dimana tindakan tersebut dapat diartikan sebagai antisipasi terhadap hal negatif yang tidak diinginkan terjadi ketika bekerja. Jadi, gunakanlah alat pelindung kerja sesuai standar seperti helm safety, kacamata safety, sepatu safety, sarung tangan safety dan lain sebagainya.

3. Patuhi Semua Peraturan Kerja

Memang benar bahwa setiap lingkungan kerja pastinya mempunyai peraturan tersendiri. Hal tersebut tentunya bertujuan untuk membuat para pekerja menjadi nyaman dan merasa aman dari berbagai macam risiko. Maka dari itu, kalian perlu mematuhi peraturan-peraturan kerja yang berlaku di tempat kerja semaksimal mungkin.

4. Selalu Tanggap Terhadap Keadaan

Kemudian contoh keselamatan kerja selanjutnya yaitu selalu tanggap terhadap keadaan di area kerja. Jangan sampai terlalu fokus terhadap suatu pekerjaan saja dan menyepelekan keadaan di lingkungan sekitar. Apabila terdapat perubahan di area kerja, maka segeralah untuk ditangani. Dengan begitu, kalian akan selalu mengetahui situasi terkini di tempat kerja.

5. Selalu Memeriksa Alat Kerja

Seringkali kecelakaan terjadi karena disebabkan oleh alat yang sudah tidak layak pakai. Hal tersebut terjadi karena kurangnya ketelitian ataupun kurangnya persiapan ketika bekerja. Maka dari itu, memeriksa semua keadaan alat di sekitar area kerja menjadi salah satu contoh keselamatan kerja. Jika memang terdapat kerusakan pada suatu alat, maka sebaiknya jangan di pakai dan lebih baik perbaiki terlebih dahulu.

Kesalahan Penerapan K3

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai beberapa contoh keselamatan kerja di tempat kerja supaya terhindar dari beragam hal yang tidak diinginkan selama bekerja. Namun sayangnya, masih banyak penerapan K3 yang tidak terjadi secara optimal dan bahkan diabaikan oleh perusahaan maupun tenaga kerja.

Ketika akhirnya terjadi kecelakaan kerja, banyak yang baru menyesalkan kejadian tersebut meskipun memang sesungguhnya kecelakaan justru bisa dihindari sejak awal. Nah, sebagai bahan pertimbangan di bawah ini akan kami berikan beberapa contoh kesalahan dalam penerapan kesehatan dan keselamatan kerja.

  • Mengabaikan SOP.
  • Berasumsi dan percaya diri berlebih.
  • Mengabaikan aturan jam kerja.
  • Menggunakan APD kurang layak.
  • Tidak melapor saat terjadi kecelakaan kerja.
  • Terburu-buru dalam menyelesaikan pekerjaan.
  • Tidak menjaga kebersihan serta ketertiban.

Akhir Kata

Demikian sekiranya penjelasan dari Epropertyrack seputar contoh keselamatan kerja di tempat kerja dilengkapi dengan syarat hingga kesalahan penerapan K3. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika hendak mematuhi serta menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Sumber gambar : smallbusinessbonfire.com

Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.