Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Cara Menghitung Keramik Dinding Kamar Mandi

Cara Menghitung Keramik Dinding Kamar Mandi

Cara Menghitung Keramik Dinding Kamar Mandi – Keramik merupakan salah satu material bahan bangunan yang kerap dimanfaatkan sebagai alas lantai maupun dinding. Permukaan keramik tersebut terdapat lapisan glazur, dimana lapisan tersebut mampu membuat keramik terlihat mengkilap, licin serta mudah untuk dibersihkan.

Berbicara mengenai keramik, keramik dinding mungkin menjadi salah satu material penting dalam pembangunan sebuah kamar mandi. Pasalnya selain untuk kepentingan estetika, keramik dinding kamar mandi juga ternyata memiliki manfaat dari segi fungsi yaitu membuat ruangan tersebut mudah dibersihkan.

Oleh sebab itu, sebelum memasang keramik dinding pada kamar mandi, alangkah baiknya hitung terlebih dahulu total kebutuhannya Hal ini penting untuk dilakukan agar nantinya kalian bisa memperkirakan berapa besar anggaran dana yang perlu dipersiapkan ketika hendak membeli material tersebut.

Pada dasarnya, langkah-langkah menghitung kebutuhan material keramik dinding kamar mandi ini cukup mudah untuk dilakukan. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap bagaimana tata cara menghitung keramik kamar mandi untuk semua jenis serta ukurannya.

Kelebihan dan Kekurangan Memasang Keramik Dinding

Kelebihan dan Kekurangan Memasang Keramik Dinding

Seperti dijelaskan di atas, keramik dinding bisa memberikan kesan cantik pada tembok kamar mandi. Meskipun demikian, bukan berarti pemasangan material tersebut pada kamar mandi tidak memiliki kekurangan sedikitpun. Maka dari itu, sebagai bahan pertimbangan di bawah ini akan kami berikan beberapa kelebihan serta kekurangan pemasangan keramik dinding kamar mandi.

Kelebihan

  • Keramik lebih tahan lama dibandingkan material penutup dinding lainnya.
  • Cara membersihkan keramik dinding relatif lebih mudah layaknya keramik lantai.
  • Memiliki bentuk, motif dan warna bervariasi.
  • Menjadi aksen menarik di dalam ruangan kamar mandi.
  • Tembok kamar mandi tidak perlu diperhalus menggunakan aci.

Kekurangan

  • Harga keramik dinding lebih mahal dibandingkan material sejenisnya.
  • Apabila ingin memesan keramik dinding sesuai keinginan pada produsen, akan membutuhkan waktu cukup lama.
  • Proses pemasangannya membutuhkan tukang dengan keahlian khusus.

Ukuran Keramik Dinding Kamar Mandi

Ukuran Keramik Dinding

Pemilihan ukuran keramik dinding kamar mandi juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Untuk keramik dinding kamar mandi, kalian bisa menggunakan ukuran seragam dengan keramik lantai seperti 20 x 20 cm.

Selain itu, ukuran keramik dinding 20 x 25 cm ataupun 20 x 40 cm juga merupakan ukuran standar pada umumnya. Ukuran keramik tersebut diterapkan pada dinding kamar mandi dengan arah vertikal.

Namun, jika hendak menggunakan keramik dinding sebagai dekorasi tambahan, kalian bisa menggunakan keramik dinding berukuran 5 x 5 cm. Ukuran tersebut umumnya digunakan pada kamar mandi dengan motif mozaik.

Prosedur Menghitung Keramik Dinding Kamar Mandi

Prosedur Menghitung Keramik Dinding Kamar Mandi

Sebelum pembahasan mengenai cara menghitung keramik dinding kamar mandi berlanjut, ada baiknya ketahui terlebih dahulu bagaimana prosedur perhitungannya. Nah, berikut akan kami berikan informasi terkait langkah-langkah menghitung kebutuhan keramik dinding kamar mandi.

  • Ukur panjang serta lebar dinding kamar mandi yang akan dipasangi keramik dalam satuan meter.
  • Menghitung luas dinding dalam satuan meter persegi (m2) menggunakan rumus luas segiempat.
  • Menghitung jumlah keramik dalam satuan meter persegi (m2) luas dinding kamar mandi.
  • Menambahkan 3% sebagai cadangan sebagai upaya mengantisipasi apabila terjadi hal-hal diluar dugaan.

Cara Menghitung Keramik Dinding Kamar Mandi

Sebenarnya perhitungan kebutuhan keramik dinding kamar mandi dapat dilakukan menggunakan banyak metode. Namun, sebelumnya kalian harus mengetahui terlebih dahulu isi keramik dalam satu kotak dus yang umumnya memiliki total luas satu meter persegi. Daripada penasaran, di bawah ini adalah cara menghitung keramik dinding kamar mandi untuk semua jenis serta ukurannya.

Menghitung Kebutuhan Keramik Dinding

Menghitung Kebutuhan Keramik Dinding

Rumus menghitung kebutuhan keramik dinding yaitu menjumlahkan keliling dinding atau tembok kamar mandi, lalu dikalikan dengan tinggi pemasangan. Sebagai contoh kalian akan memasang keramik dinding ukuran 20 x 25 cm pada tembok sepanjang 1.35 meter dengan tinggi pemasangan 1.5 meter, maka perhitungannya akan seperti berikut ini.

Diketahui :

  • Panjang dinding : 1.35 m.
  • Ukuran keramik dinding : 20 x 25 cm.
  • Tinggi pemasangan : 1.5 m.
  • Lebar pintu : 0.7 m.

Perhitungan :

  • Jumlah keliling dinding : 1.35 + 1.35 + 1.35 + 0.65 = 4.7 m (angka 0.5 berasal dari panjang dinding 1.35 m dikurangi lebar pintu 0.7 m).
  • Luas pasangan keramik : 4.7 m x 1.5 m = 7.05 m2.
  • Faktor keamanan 3% : 3/100 x 7.05 m2 = 0.2115 m2.
  • Total kebutuhan keramik dinding : 7.05 m2 + 0.2115 m2 = 7.2615 m2 (8 dus).

Dari data perhitungan di atas, total kebutuhan keramik dinding kamar mandi yaitu 7.2615 meter persegi atau sekitar 8 dus.

Menghitung Kebutuhan Lis Keramik Dinding

Menghitung Kebutuhan Lis Keramik Dinding

Selanjutnya, kalian juga harus menghitung kebutuhan lis keramik dinding kamar mandi. Berikut adalah cara menghitung kebutuhannya.

  • Jumlah keliling lis keramik dinding : 1.35 m + 1.35 m + 1.35 m – 0.65 m = 4.7 m.
  • Tinggi pemasangan lis keramik : 10 cm = 0.1 m.
  • Luas pemasangan lis keramik : 4.7 m x 0.1 m = 0.47 m2.
  • Faktor keamanan 3% = 3/100 x 0.47 m2 = 0.0141 m2.
  • Total kebutuhan keramik : 0.47 m2 + 0.0141 m2 = 0.4841 m2 (1 dus).

Jadi kebutuhan lis keramik 20 x 10 cm pada kamar mandi berukuran 11.5 m x 1.5 m dengan luas bersih dalam ruangan 1.35 m x 1.35 m yaitu kurang lebih sekitar 1 dus. Saran kami sebaiknya gunakanlah material berkualitas, meskipun HARGA KERAMIK akan sedikit lebih mahal.

Selain itu, pakailah pekerja atau tukang dengan sistem borongan karena harganya akan sedikit lebih murah dibandingkan sistem harian. Apabila belum mengetahui berapa besar ongkos tukangnya, kalian juga bisa melihat HARGA BORONGAN PASANG KERAMIK terlebih dahulu sebagai acuan sebelum menggunakannya.

Akhir Kata

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pemilihan ukuran keramik dinding menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Pasalnya, ukuran keramik akan sangat berpengaruh terhadap total kebutuhan bahan materialnya.

Itulah sekiranya penjelasan dari Epropertyrack seputar cara menghitung keramik dinding kamar mandi untuk semua jenis serta ukurannya. Semoga tutorial di atas bermanfaat serta dapat dijadikan gambaran ketika hendak membeli keramik dinding kamar mandi.

Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *