Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Cara Menghitung Kebutuhan Nok Genteng

Cara Menghitung Kebutuhan Nok Genteng

Cara Menghitung Kebutuhan Nok Genteng – Ketika membangun sebuah hunian, struktur atap menjadi salah satu bagian konstruksi bangunan yang memiliki peranan sangat penting. Konstruksi atap sendiri memiliki peran melindungi hunian dari berbagai macam cuaca, mulai dari panas maupun hujan.

Meskipun saat ini sudah tersedia cukup banyak material atap di pasaran, namun material genteng hingga kini masih menjadi favorit sebagian besar masyarakat. Berbicara mengenai pemasangan genteng sebagai atap rumah, tentunya tidak akan pernah terlepas dari nok atau bubungan.

Bubungan sendiri merupakan bagian ataupun sisi atap paling atas sebuah bangunan dan selalu dalam kedudukan mendatar. Untuk menutupi bubungan atap tersebut supaya tidak bocor saat terguyur air hujan, maka diperlukan adanya penutup yang dinamakan dengan nok.

Jika diantara kalian hendak membangun rumah menggunakan atap genteng, ada baiknya hitung terlebih dahulu kebutuhan material nok gentengnya. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas secara tuntas mengenai tata cara menghitung kebutuhan nok genteng untuk semua jenis beserta ukurannya.

Fungsi Nok Genteng

Fungsi Nok Genteng

Sebelum pembahasan utama mengenai cara menghitung kebutuhan nok genteng berlanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu pengertian serta kegunaannya. Seperti dijelaskan di atas, nok atau bubungan ialah bagian teratas dari sebuah rumah yang menggunakan material genteng.

Dimana material nok tersebut berfungsi untuk menutupi celah antara pertemuan kedua sisi genteng pada sebuah bangunan. Dengan kata lain, pemasangan nok ini berguna agar atap genteng bangunan tidak bolong serta tidak bocor saat terguyur air hujan.

Ukuran Standar Nok Genteng

Ukuran Standar Nok

Sebenarnya, jenis nok genteng di pasaran tersedia dalam berbagai macam bentuk, ukuran serta model. Namun, secara garis besar hanya ada tiga jenis nok yang kerap digunakan oleh masyarakat untuk menutupi bubungan rumah mereka, yaitu nok kotak, bulat serta nok segitiga.

Sementara ukuran masing-masing jenis nok genteng tersebut juga sebenarnya sedikit berbeda. Agar lebih jelasnya, berikut ini akan kami berikan daftar ukuran nok genteng untuk semua jenis-jenisnya.

  • Nok Kotak : Panjang 110 cm, lebar 5 cm, tinggi 6 cm.
  • Nok Bulat : Panjang 40 cm, radius 9 cm – 9.5 cm.
  • Nok Segitiga : Panjang 91 cm, lebar 16 cm, tinggi 8 cm, tebal 0.22 cm, panjang efektif 80 cm.
  • Nok Samping : Panjang 110 cm, lebar 8 cm, tinggi 10 cm.

Rumus Menghitung Kebutuhan Nok Genteng

Rumus Menghitung Kebutuhan Nok Genteng

Sama halnya seperti saat MENGHITUNG KEBUTUHAN GENTENG METAL, menghitung kebutuhan nok genteng juga memerlukan adanya rumus perhitungan. Dimana penggunaan rumus tersebut bertujuan agar nantinya hasil akhir bisa lebih akurat.

Perlu diketahui, menurut koefisien Standar Nasional Indonesia (SNI), untuk satu meter bubungan membutuhkan 4 buah nok. Daripada penasaran, berikut adalah rumus perhitungan kebutuhan nok genteng rumah.

Kebutuhan Nok Genteng : Panjang Bubungan x Koefisien Nok Genteng

Cara Menghitung Kebutuhan Nok Genteng

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai fungsi, ukuran hingga rumus menghitung keperluan nok genteng rumah. Selanjutnya, kalian juga harus mengerti bagaimana cara menghitung total kebutuhan nok genteng rumahnya. Di bawah ini adalah penjelasan perhitungan kebutuhan nok pada rumah model atap genteng.

Kebutuhan Nok Genteng

Kebutuhan Nok Genteng

Pertama-tama, kalian harus mencari tahu terlebih dahulu panjang total bubungan atap rumah genteng. Sebagai contoh kalian akan membangun rumah menggunakan atap genteng dengan bubungan sepanjang 8 meter, maka cara menghitung kebutuhan nok genteng rumahnya agan seperti berikut ini.

Diketahui :

  • Panjang bubungan : 8 meter.
  • Koefisien nok genteng : 4 buah per meter.

Perhitungan :

  • Kebutuhan nok genteng : Panjang bubungan x Koefisien nok genteng.
  • Kebutuhan nok genteng : 8 m x 4 buah/m = 32 buah nok genteng.

Jadi, total kebutuhan nok genteng untuk bubungan rumah sepanjang 8 meter yaitu kurang lebih sekitar 32 buah.

Biaya Pembelian Nok Genteng

Biaya Pembelian Nok

Setelah mengetahui jumlah total kebutuhan nok genteng, kalian juga harus mengerti bagaimana cara menghitung biaya pembelian materialnya. Cara perhitungannya sebenarnya sangat mudah karena kalian hanya perlu mengalikan total kebutuhan material dengan harga nok genteng per buahnya.

Misalkan harga nok genteng model bulat per buahnya saat ini adalah Rp 12.000, maka total biaya yang perlu dipersiapkan untuk membeli nok genteng sebagai penutup bubungan sepanjang 8 meter yaitu kurang lebih sekitar Rp 384.000 (Rp 12.000 x 32 buah).

Akhir Kata

Dari data perhitungan di atas dapat disimpulkan bahwa total jumlah kebutuhan nok genteng dipengaruhi oleh panjang bubungan. Selain itu, pemilihan model, jenis serta ukuran nok genteng juga biasanya akan mempengaruhi total kebutuhannya.

Itulah sekiranya penjelasan seputar tata cara menghitung kebutuhan nok genteng rumah untuk semua jenis dan ukuran versi Epropertyrack. Semoga ulasan di atas bermanfaat serta bisa dijadikan referensi ketika hendak menghitung keperluan nok genteng rumah.

Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *