Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Cara Menghitung Kebutuhan Atap Asbes

Cara Menghitung Kebutuhan Atap Asbes

Cara Menghitung Kebutuhan Atap Asbes – Sebagian besar dari kalian pasti pernah menjumpai beberapa bangunan yang menggunakan atap asbes. Meskipun terkenal dengan kebisingannya saat hujan, namun atap asbes mampu menahan panas serta api dengan sangat baik.

Atap asbes sendiri memiliki bentuk lembaran tipis bergelombang yang terbuat dari bahan dasar asbes semen ataupun fiber. Menariknya lagi, proses pemasangan atap asbes mudah dilakukan sehingga bisa mempercepat waktu pengerjaan sebuah bangunan.

Berbicara mengenai pemasangan atap asbes, tentunya diperlukan adanya perhitungan kebutuhan material dengan matang sejak awal. Perhitungan tersebut bertujuan agar pemilik bangunan bisa memperkirakan berapa besar biaya pembangunannya.

Oleh sebab itu, ketika kalian hendak memasang material asbes sebagai atap sebuah bangunan, alangkah baiknya hitung terlebih dahulu total kebutuhan materialnya. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai tata cara menghitung kebutuhan atap asbes untuk semua jenis dan ukurannya.

Jenis Atap Asbes

Sebelum pembahasan cara menghitung kebutuhan atap asbes berlanjut, ada baiknya pahami beberapa jenisnya terlebih dahulu. Di Indonesia sendiri saat ini tersedia 3 jenis atap asbes, yaitu asbes plastik, plafon, serta asbes gelombang.

Asbes Plastik

Asbes Plastik

Asbes plastik solartuff terbuat dari polikarbonat yang kuat serta bentuknya bergelombang seperti atap seng. Umumnya asbes jenis ini memiliki varian warna dan juga transparan. Asbes jenis ini kerap dimanfaatkan pada atap kolam renang, gazebo, kanopi, garasi dan lain sebagainya.

Asbes Plafon

Asbes Plafon

Atap asbes plafon terbuat dari campuran semen dan beberapa material lainnya. Berbeda dengan jenis di atas, asbes plafon memang ditujukan sebagai konstruksi atap sebuah bangunan. Biasanya harga asbes jenis plafon tergantung dengan ketebalannya. Jika semakin tebal atap asbes, maka akan semakin mahal pula harganya.

Asbes Gelombang

Asbes Gelombang

Sementara atap asbes gelombang sebenarnya hampir mirip seperti atap seng. Dimana atap asbes jenis gelombang memiliki bobot cenderung ringan sehingga mempermudah proses pemasangannya. Biasanya asbes gelombang dimanfaatkan sebagai atap gudang ataupun garasi. Seperti jenis asbes plafon, HARGA ASBES GELOMBANG juga tergantung dengan ukuran dan ketebalannya.

Kelebihan dan Kekurangan Atap Asbes

Kelebihan dan Kekurangan Atap Asbes

Setiap bahan material bangunan pastinya memiliki karakteristiknya masing-masing, termasuk atap asbes. Sebagai bahan pertimbangan sebelum membeli dan memasangnya, berikut akan kami berikan beberapa kelebihan serta kekurangan atap asbes.

Kelebihan

  • Harganya relatif terjangkau.
  • Memiliki bobot lebih ringan dibandingkan jenis atap lainnya.
  • Proses pemasangannya cepat.
  • Mudah dipindahkan.

Kekurangan

  • Memiliki efek kurang baik bagi kesehatan penghuninya.
  • Tidak menyerap panas.
  • Mudah patah apabila terbentur benda keras.
  • Desain tidak variatif.

Ukuran Standar Atap Asbes

Ukuran Standar Atap Asbes

Perlu diketahui, perhitungan total kebutuhan material pemasangan atap asbes akan dipengaruhi oleh ukurannya. Di pasaran sendiri atap asbes dijual dengan ukuran cukup bervariasi, mulai dari 150 x 105 cm, 180 x 105 cm, 210 x 105 cm, 240 x 105 cm hingga 270 x 105 cm.

Sedangkan ketebalan atap asbes sendiri yaitu 3.1 mm sampai 10 mm. Karena ukurannya sangat bervariasi, sehingga membuat masyarakat bebas dalam menentukan penggunaan atap asbes sesuai kebutuhan serta keinginan masing-masing.

Cara Menghitung Kebutuhan Atap Asbes

Secara garis besar, cara menghitung kebutuhan material atap asbes sebenarnya tidak jauh berbeda dengan PERHITUNGAN KEBUTUHAN ATAP SENG GELOMBANG. Pasalnya, kalian perlu mencari tahu terlebih dahulu total luas atau volume bidang pekerjaan atap yang akan dipasangi asbes terlebih dahulu. Agar lebih jelasnya, berikut kami jelaskan cara menghitung kebutuhan atap asbes untuk semua jenis dan ukuran.

Volume Pekerjaan

Volume Pekerjaan

Tahap pertama, silahkan cari tahu terlebih dahulu berapa total volume pekerjaan atap asbes. Misalkan kalian akan memasang atap asbes berukuran 180 cm x 105 cm pada gudang berukuran 8 m x 15 m dengan overstek atau overhang 1 meter serta kemiringan atap 10 derajat, maka tata cara menghitungnya yaitu akan seperti di bawah ini.

Diketahui :

  • Ukuran asbes : 180 cm x 105 cm.
  • Ukuran gudang : 8 m x 15 m.
  • Overstek : 1 m.
  • Kemiringan atap : 10 derajat = 0.984.

Perhitungan :

  • Luas atap gudang : ((Panjang + overstek) x (lebar + overstek)) ÷ Cos (kemiringan atap).
  • Luas atap gudang : ((15 m + 1 m) x (8 m + 1 m)) ÷ 0.984.
  • Luas atap gudang : (16 m x 9 m) ÷ 0.984.
  • Luas atap gudang : 144 m2 ÷ 0.984 = 146.34 m2.
  • Luas 1 lembar asbes : 180 cm x 105 cm = 18.900 cm2 atau 1.89 m2.

Kebutuhan Atap Asbes

Kebutuhan Atap Asbes

Tahap berikutnya yaitu tinggal menghitung total kebutuhan asbes pada atap gudang seluas 146.34 meter persegi. Cara menghitungnya yaitu membagi volume pekerjaan dengan luas 1 lembar atap asbes.

  • Kebutuhan atap asbes : 146.34 m2 ÷ 1.89 m2 = 77.42 lembar.

Dari perhitungan di atas, total kebutuhan material asbes 180 cm x 105 cm untuk dipasangkan pada atap gudang berukuran 8 m x 15 m kurang lebih sekitar 77.42 lembar atau dibulatkan menjadi 78 lembar.

Analisa Biaya Pemasangan Atap Asbes

Analisa Biaya Pemasangan Atap Asbes

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap bagaimana cara menghitung kebutuhan atap asbes untuk semua jenis dan ukurannya. Nah, di bawah ini juga akan kami berikan analisa perhitungan biaya pemasangan atap asbes gelombang per meter perseginya.

KeteranganKoefisienSatuanHarga SatuanJumlah Harga
Asbes0.5300lbrRp 51.000Rp 27.030
Paku pancing 60 x 2300.1200kgRp 25.000Rp 3.000
Pekerja0.1400OHRp 30.000Rp 4.200
Tukang kayu0.0750OHRp 42.500Rp 3.187
Kepala tukang0.0080OHRp 45.000Rp 360
Mandor0.0080OHRp 40.000Rp 320
TOTAL BIAYARp 38.097

Jadi, total biaya yang diperlukan untuk memasang atap asbes 180 cm x 105 cm pada gudang berukuran 8 m x 15 m yaitu kurang lebih sekitar Rp 38.097 per meter perseginya.

Akhir Kata

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa total kebutuhan material atap asbes tergantung berdasarkan ukuran maupun jenisnya. Oleh sebab itu, saran kami sebaiknya pilihlah ukuran material atap asbes sesuai keinginan serta anggaran dana yang dimiliki.

Demikian penjelasan dari Epropertyrack seputar tata cara menghitung kebutuhan atap asbes untuk semua jenis beserta ukurannya. Semoga informasi di atas bermanfaat serta dapat dijadikan gambaran ketika hendak memasang atap asbes di rumah.

Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *