Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

√ Campuran Beton K 250 Manual : Analisa, Rumus, Takaran

Campuran Beton K 250 Manual

Campuran Beton K 250 Manual – Proses pembuatan cor beton harus dilakukan dengan cara sedemikian rupa agar hasilnya dapat berkualitas. Selain itu, beton yang baik juga harus mempunyai sifat kohesi yang tinggi, terutama pada saat masih dalam kondisi plastis.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, tujuannya yaitu supaya beton tersebut mempunyai tingkat kekuatan yang kokoh serta daya tahannya awet. Salah satu caranya yaitu dengan menyesuaikan bahan-bahan penyusun adukan beton cor terhadap lokasi dimana beton tersebut akan dibangun.

perkakas

Berbicara mengenai cor beton manual, di Indonesia sendiri saat ini tersedia beberapa jenis atau mutu, salah satunya yaitu K 250. Adapun beton mutu K 250 tersebut pastinya dibuat dengan sejumlah komposisi atau takaran adonan bahan material yang dibuat secara manual.

Maka dari itu, apabila kalian berencana membangun sebuah konstruksi beton menggunakan mutu K 250, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu campurannya. Nah, untuk membantunya pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan mengenai campuran beton K 250 manual.

Pengertian Beton K 250

Sebelum pembahasan poin utama mengenai campuran beton K 250 manual lebih lanjut, alangkah baiknya pahami terlebih dahulu sekilas pengertiannya. Secara garis besarnya, beton K 250 merupakan jenis beton yang mampu menahan beban hingga sebesar 250 kg/m2.

Dengan kata lain, mutu beton K 250 ialah sebuah kualitas beton yang mempunyai kekuatan tekan mencapai 250 kilogram per meter persegi. Dimana kekuatan tersebut bisa diukur setelah 28 hari ataupun pada saat cor beton sudah dalam keadaan kering total.

Fungsi Beton K 250

Di dalam pengaplikasiannya, mutu beton K 250 ialah salah satu jenis beton berkualitas menengah untuk pembangunan struktural. Dimana bangunan struktural sendiri merupakan konstruksi yang membutuhkan penulangan ataupun pembesian, seperti pondasi, kolom, pelat lantai ataupun bekisting.

Apabila dibandingkan dengan beton K 300 manual, maka komposisi atau takaran beton K 250 sedikit lebih kecil dan lemah apabila dilihat dari segi karakteristiknya. Sementara dari segi pembuatannya, maka perancangan beton K 250 jauh lebih mudah dan tidak perlu membutuhkan tenaga ahli.

Campuran Beton K 250 Manual

Komposisi Campuran Beton K 250 Manual

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai sekilas pengertian hingga fungsi beton K 250 manual. Nah, selanjutnya kalian juga harus mengerti apa saja komponen ataupun bahan material yang dibutuhkan pada saat ingin membuat beton K 250 manual.

Pada dasarnya, sebenarnya saat ini proses pembuatan semua mutu beton sudah terdapat di dalam Standar Nasional Indonesia (SNI). Dimana perhitungan tersebut akan dibutuhkan pada saat seseorang ingin menghitung kebutuhan cor beton per meter kubik.

Daripada penasaran, di bawah ini akan kami jelaskan secara lengkap mengenai campuran beton K 250 manual.

K 250 (21.7 MPa) = Semen 384 kg : Pasir 692 kg : Kerikil 1.039 kg : Air 215 liter

Dari penjelasan campuran mutu beton K 250 manual di atas, maka pembuatannya membutuhkan beberapa material seperti semen, pasir, kerikil hingga air. Di dalam standar SNI, pembuatan beton K 250 manual membutuhkan air sebanyak 215 liter.

Akan tetapi, apabila kalian ingin mengkonversikan komposisi campuran beton tersebut menjadi satuan ember, maka sebaiknya cari tahu berat masing-masing jenis material terlebih dahulu. Adapun berat beberapa material dalam satuan ember tersebut diantaranya yaitu seperti di bawah ini.

  • Semen = 1.250 kg/m3
  • Pasir = 1.400 kg/m3
  • Kerikil = 1.350 kg/m3

Kemudian setelah memahami standar ukuran material komposisi campuran beton dalam satuan ember, cara selanjutnya yaitu tinggal menghitungnya. Caranya kalian hanya perlu membagi campuran adonan beton K 250 dengan berat jenis masing-masing material.

Perhitungan :

  • Semen = 384 kg ÷ 1.250 kg/m3 = 0.3072
  • Pasir = 692 kg ÷ 1.400 kg/m3 = 0.4942
  • Kerikil = 1.039 kg ÷ 1.350 kg/m3 = 0.7696

Hasil :

  • Semen : Pasir : Kerikil = 0.3072 : 0.4942 : 0.7696
  • Semen : Pasir : Kerikil = 1 : 1.6 : 2.5

Jadi, untuk membuat mutu beton K 250 secara manual membutuhkan komposisi campuran bahan material seperti semen sebanyak 1 ember, pasir 1.6 ember serta kerikil sebanyak 2.5 ember.

Akhir Kata

Demikian sekiranya penjelasan dari Epropertyrack seputar komposisi ataupun takaran campuran beton K 250 manual entah itu dari material pasir, semen, kerikil hingga air. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika ingin membuat adonan mutu beton K 250.

Sumber gambar : alitmix.com

Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.