Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Biaya Bangun Rumah Ukuran 6×8 Per Meter 2022

Biaya Bangun Rumah Ukuran 6x8 1

Biaya Bangun Rumah Ukuran 6×8 – Membangun rumah impian secara mandiri memang menjadi impian bagi semua orang. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya membangun rumah impian secara mandiri nantinya diharapkan bisa sesuai dengan keinginan serta kebutuhan para penghuninya.

Akan tetapi, banyak orang seringkali mengalami kendala ketika ingin membangun rumah secara mandiri, terutama tentang anggaran biaya pembangunannya. Secara garis besarnya, anggaran biaya bangun rumah bisa sedikit lebih ditekan apabila perencanaannya dilakukan dengan matang sejak awal.

Berbicara mengenai pembangunan rumah, mungkin rumah dengan ukuran 6 m x 8 m menjadi salah satu tipe yang seringkali dibangun oleh banyak orang. Dimana rumah itu sendiri tergolong ke dalam bangunan sedang yang biasanya ditempati oleh keluarga kecil dengan dua anak.

Nah, apabila diantara kalian berencana untuk membangun rumah ukuran 6×8, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu besaran biayanya. Untuk membantunya, kali ini kami akan membahas mengenai biaya bangun rumah ukuran 6×8 mulai dari tahap awal hingga finishing.

Rumah Ukuran 6×8

Sebelum pembahasan poin utama mengenai biaya bangun rumah ukuran 6×8 lebih lanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu sekilas pengertiannya. Sesuai namanya, rumah dengan ukuran lebar 6 m dan panjang 8 m ini mempunyai total luas bangunan kurang lebih sekitar 48 meter persegi ( 6 m x 8 m).

Pada umumnya, kebanyakan orang membuat rumah tipe tersebut di atas lahan atau tanah seluas 60 meter persegi maupun 70 meter persegi. Karena rumah ukuran 6×8 termasuk ke dalam bangunan tipe sedang, maka tak heran jika di dalamnya biasanya mampu berisikan 2 sampai 3 kamar tidur.

Denah Rumah Ukuran 6×8

Denah Rumah Ukuran 6x8 1

Perlu diketahui, biasanya orang-orang membangun rumah ukuran 6×8 hanya menjadi 1 lantai saja. Meskipun demikian, terdapat juga beberapa orang yang membangun rumah tipe ini menjadi 2 lantai dengan alasan supaya ruangan terasa lebih luas dan lega.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa proses pembangunan rumah 2 lantai pastinya membutuhkan anggaran biaya lebih besar apabila dibandingkan dengan rumah lantai 1. Sebagai bahan gambaran, di bawah ini akan kami berikan contoh denah atau desain rumah ukuran 6×8 dalam 1 lantai.

  • Teras.
  • Ruang tamu.
  • 3 kamar tidur.
  • Mushola.
  • Dapur.
  • Kamar mandi.

Biaya Bangun Rumah Ukuran 6×8

Setelah memahami sekilas pengertian hingga denah rumah ukuran 6×8, maka selanjutnya kalian tinggal mencari tahu berapa besar kebutuhan anggaran biaya pembangunannya. Proses perhitungan biaya bangun rumah ukuran 6×8 sendiri nantinya akan melalui beberapa tahap, mulai dari pembelian lahan, proses pembangunan konstruksi dan lain sebagainya.

Di Indonesia sendiri, umumnya orang-orang lebih memilih membangun rumah dengan hitungan per meter karena dinilai lebih murah ketimbang pekerja sistem harian. Daripada penasaran, di bawah ini akan kami jelaskan secara lengkap mengenai perhitungan biaya bangun rumah ukuran 6×8 mulai dari tahap awal hingga finishing.

Biaya Pembelian Lahan

Hal penting pertama yang harus diperhatikan ketika ingin membangun rumah yaitu tentang ketersediaan lahan sebagai bidang pekerjaannya. Jika belum memiliki lahan atau tanah, maka tentunya kalian perlu membelinya terlebih dahulu di lokasi yang sesuai dengan keinginan.

Sebagai contoh harga tanah di lokasi strategis saat ini per meter perseginya adalah Rp 2.000.000, maka untuk membeli tanah seluas 60 meter persegi membutuhkan anggaran dana sekitar Rp 120.000.000. Perlu diketahui, besaran harga tanah bisa saja berbeda di sejumlah wilayah.

Biaya Bangun Rumah Per Meter

Hal penting selanjutnya ketika ingin menghitung biaya bangun rumah ukuran 6×8 yaitu tentang proses pembangunan konstruksi bangunannya. Seperti dijelaskan sebelumnya, kini kebanyakan orang lebih memilih pekerja borongan ketimbang pekerja harian, dengan alasan harganya lebih murah.

Dimana para pekerja borongan sendiri pada umumnya menentukan upah atau ongkos tenaga kerja dengan satuan per meter persegi. Adapun besaran biaya bangun rumah per meter menggunakan jasa pekerja borongan tersebut berada di kisaran Rp 3.500.000 sampai Rp 4.000.000.

Dengan data tersebut, untuk membangun rumah ukuran 6×8 dengan total luas bangunan 48 m2 membutuhkan anggaran biaya kurang lebih sekitar Rp 168.000.000Rp 192.000.000. Seperti halnya harga borongan tukang bangunan pada umumnya, upah pekerja tersebut juga bisa berbeda di sejumlah wilayah karena terpengaruh oleh beberapa faktor.

Biaya Jasa Arsitek

Tahap selanjutnya dalam perhitungan biaya bangun rumah ukuran 6×8 yaitu mempersiapkan denah atau desain rumah. Jika ingin mendapatkan desain atau denah rumah berkualitas, saran kami sebaiknya gunakan jasa arsitek profesional dan berpengalaman.

Di Indonesia sendiri saat ini upah jasa arsitek dalam mendesain rumah berada di angka Rp 150.000 hingga Rp 1.000.000 per meter perseginya. Jadi, untuk mendesain rumah ukuran 6×8 mulai dari interior hingga eksterior, kalian perlu mempersiapkan anggaran biaya sebesar Rp 7.200.000Rp 48.000.000.

Biaya Lainnya

Tahapan terakhir ketika ingin mencari tahu besaran biaya bangun rumah per meter yaitu mempersiapkan anggaran biaya lainnya. Secara garis besarnya, anggaran biaya lainnya ini digunakan untuk berjaga-jaga apabila nantinya terjadi hal-hal di luar dugaan pada saat proses pembangunan berlangsung.

Para kontraktor atau pemborong biasanya merekomendasikan pemilik rumah untuk mempersiapkan anggaran biaya lainnya sebesar 10% dari total biaya pembangunan rumah ukuran 6×8. Jika ingin lebih menghemat anggaran dana pembangunan, sebaiknya gunakanlah material lokal berkualitas.

Akhir Kata

Itulah sekiranya penjelasan dari Epropertyrack seputar perhitungan biaya bangun rumah ukuran 6×8 mulai dari tahap awal hingga finishing, entah itu untuk ongkos tenaga pekerja maupun pembelian bahan material. Semoga informasi di atas bisa dijadikan sebagai referensi ketika ingin membangun rumah ukuran 6×8 menjadi 1 lantai.

Sumber gambar : youtube.com

Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *