Upah Tukang Besi Per Hari Semua Daerah 2024

Upah Tukang Besi Per Hari – Ketika membangun rumah atau gedung, tentunya orang akan menggunakan jasa tukang bangunan. Dimana pekerjaan tersebut mempunyai cukup banyak spesifikasi yang membuat masing-masing pekerjanya bekerja sesuai dengan tugasnya.

Salah satu jenis tukang yang kemampuan atau keahliannya sangat dibutuhkan saat membangun rumah yaitu tukang besi. Secara garis besarnya, tukang besi merupakan tukang yang memegang kendali terhadap pemasangan besi pada pondasi rumah ataupun pada struktur konstruksi lainnya.

Di Indonesia sendiri saat ini sudah tersedia tukang besi yang menyediakan jasa dengan sistem harian maupun borongan. Nah, apabila proses pekerjaan yang dilakukan oleh tukang besi merupakan proyek kecil, sebaiknya saran kami gunakanlah pekerja dengan sistem harian.

Namun sayangnya, masih ada cukup banyak orang di luar sana mengeluhkan bahwa mereka belum mengerti berapa besar upah atau ongkosnya. Oleh sebab itu, kali ini kami akan menjelaskan mengenai upah tukang besi per hari di semua daerah dilengkapi dengan cara menghitungnya.

Keunggulan dan Kekurangan Tukang Harian

Salah satu keunggulan pekerja sistem harian apabila dibandingkan dengan pekerja sistem borongan yaitu biasanya hasil pekerjaannya lebih rapi dan teliti. Hal tersebut dikarenakan pekerja sistem harian biasanya diawasi secara langsung oleh pemilik rumah setiap harinya.

Meskipun demikian, bukan berarti pekerja sistem harian tidak memiliki kelemahan sama sekali. Maka dari itu, sebelum pembahasan poin utama mengenai besaran upah tukang besi per hari lebih lanjut, ada baiknya pahami terlebih dahulu beberapa kelebihan dan kekurangannya di bawah ini.

Keunggulan

  • Tukang dengan upah per hari biasanya akan bekerja selama satu hari penuh.
  • Pekerja dengan upah per hari dikenal mempunyai spesialisasi khusus.
  • Jika pekerjaan tukang dalam satu hari tidak memuaskan, maka pemilik proyek bisa langsung menghentikan pekerjaannya dan mengganti dengan tukang baru tanpa harus menunggu hingga pekerjaan selesai dilakukan.
  • Tidak perlu mempersiapkan anggaran biaya terlalu besar karena pembayaran para pekerja bisa dilakukan per hari.

Kelemahan

  • Untuk mengefisienkan pekerjaan tukang harian, pemilik proyek harus mempersiapkan material serta gambar teknik terlebih dahulu guna menerangkan apa saja yang perlu diganti, dirobohkan maupun dibangun oleh para pekerja.
  • Sebagai pemilik proyek, kalian harus selalu mengawasi pekerjaan para tukang selama seharian penuh.
  • Jika pekerja harian tidak dipantau, bisa saja mereka tidak bekerja karena semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan proyek, maka semakin besar pula upah yang diterima.

Upah Tukang Besi Per Hari

Daftar Upah Tukang Besi Per Hari

Setelah memahami sejumlah kelebihan beserta kekurangan tukang atau pekerja dengan sistem harian, maka selanjutnya kalian tinggal mencari tahu berapa besaran upahnya. Seperti halnya besaran upah tukang cat per hari, ongkos jasa tukang besi harian juga bisa berbeda di beberapa wilayah karena terpengaruh oleh sejumlah faktor.

Adapun sejumlah faktor yang mampu mempengaruhi upah tukang besi diantaranya yaitu seperti kondisi bidang pekerjaan, tingkat kesulitan hingga risiko pengerjaannya. Secara garis besarnya, upah tukang besi di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Semarang dan lain sebagainya berada di kisaran Rp 90.000Rp 150.000 per hari.

Dimana besaran ongkos pekerja atau tukang besi harian tersebut biasanya ditentukan berdasarkan tingkat keahliannya. Daripada penasaran, berikut akan kami jelaskan secara lengkap mengenai daftar upah tukang besi per hari untuk masing-masing jenis keterampilannya.

Jenis PekerjaanSatuanUpah
Kepala Tukang BesiOrang per hari (8 jam)Rp 150.750
Tukang Besi TerampilOrang per hari (8 jam)Rp 130.750
Tukang Besi Setengah TerampilOrang per hari (8 jam)Rp 90.750

Catatan : Perlu diingat, rincian daftar harga di atas bisa saja berubah karena terpengaruh oleh sejumlah faktor. Akan tetapi, upah tukang besi per hari tersebut bisa dijadikan sebagai acuan untuk kalian yang ingin membutuhkan jasa tukang dengan sistem harian.

Cara Menghitung Upah Tukang Besi Harian

Kurang lengkap rasanya apabila kalian sudah mengetahui besaran upah tukang besi per hari, namun tidak mengetahui bagaimana tata cara menghitungnya. Seperti halnya saat ingin menghitung biaya bangun rumah per meter, sebenarnya perhitungan ongkos pekerja atau tukang besi harian bisa dilakukan dengan mudah asalkan mengetahui tahapan-tahapannya.

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, para tukang harian biasanya akan memperoleh upah mereka sesuai dengan jumlah hari yang mereka kerjakan. Sebagai contoh dalam pekerjaan pembesian rumah membutuhkan waktu kerja selama seminggu, maka tata cara menghitung upah tukang besi diantaranya yaitu seperti di bawah ini.

  • Tukang Besi Terampil
    • Upah tukang x 7 hari = Rp 130.750 x 7 hari = Rp 915.250.
  • Tukang Besi Setengah Terampil
    • Upah tukang x 7 hari = Rp 90.750 x 7 hari = Rp 635.250.
  • Kepala Tukang Besi
    • Upah tukang x 7 hari = Rp 150.750 x 7 hari = Rp 1.055.250.

Catatan : Sebagai informasi tambahan, komponen kepala tukang besi sebenarnya bisa kalian hilangkan apabila proyek pekerjaan dilakukan dalam skala kecil.

Akhir Kata

Demikian sekiranya penjelasan dari Epropertyrack seputar upah tukang besi per hari di semua wilayah Indonesia dilengkapi dengan tata cara menghitungnya. Semoga informasi di atas bisa dijadikan sebagai referensi ketika ingin menggunakan tukang besi dengan sistem harian.

Sumber gambar : bbc.com

Tinggalkan komentar