Upah Tukang Las Harian Semua Daerah 2024

Upah Tukang Las Harian – Perlu diketahui, tidak semua orang memiliki keahlian dalam melakukan pengerjaan las. Bahkan, tukang las tertentu diharuskan untuk mempunyai sertifikat yang dilaksanakan oleh pihak Lembaga Sertifikat Profesi (LSP).

Dimana sertifikat tersebut juga seringkali dijadikan sebagai patokan kemahiran tukang las yang bekerja secara individu maupun perusahaan. Hal inilah yang menjadikan tukang las dibedakan menjadi dua jenis, yaitu tukang las harian serta borongan.

Meskipun dilihat dari segi harga tukang las borongan lebih unggul, namun bukan berarti tukang las harian tidak direkomendasikan sama sekali. Sebab, terdapat beberapa alasan yang patut dipertimbangkan ketika menggunakan jasa tukang las harian.

Oleh sebab itu, apabila diantara kalian berencana ingin menggunakan jasa tukang las harian, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu besaran upahnya. Untuk membantunya, kali ini kami akan menjelaskan mengenai besaran upah jasa tukang las harian dilengkapi cara menghitungnya.

Kelebihan dan Kekurangan Tukang Harian

Perlu diketahui, ketika hendak membangun proyek dalam skala besar, memang disarankan bagi kalian untuk menggunakan jasa pekerja atau tukang borongan. Hal ini dikarenakan harga borongan bangunan terbilang lebih murah apabila dibandingkan dengan tukang harian.

Nah, sementara untuk pekerjaan proyek pengelasan dalam skala kecil, saran kami sebaiknya gunakanlah pekerja sistem harian. Sebelum membahas poin utama mengenai upah tukang las harian lebih lanjut, di bawah ini akan kami berikan beberapa kelebihan beserta kekurangannya.

Kelebihan

  • Tukang harian akan bekerja selama satu hari penuh.
  • Tukang harian dikenal mempunyai spesialisasi khusus di bidang tertentu.
  • Jika pekerjaan tukang dalam satu hari tidak memuaskan, maka pemilik proyek dapat langsung menghentikan pekerjaannya dan mengganti dengan tukang lain tanpa harus menunggu pekerjaan selesai.
  • Pemilik proyek tidak perlu mempersiapkan anggaran biaya terlalu besar karena pembayarannya bisa dilakukan per hari.

Kekurangan

  • Guna mengefisienkan pekerjaan tukang harian, kalian harus mempersiapkan material serta gambar teknik terlebih dahulu yang menerangkan apa saja yang perlu diganti, dirobohkan maupun dibangun.
  • Sebagai pemilik proyek bangunan, kalian harus selalu mengawasi pekerjaan para tukang selama seharian penuh.
  • Jika tidak dipantau, bisa saja tukang harian tidak bekerja karena semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan proyek, maka semakin besar pula upah yang akan mereka terima.

Upah Tukang Las Harian

Daftar Upah Tukang Las Harian

Setelah mengetahui beberapa kelebihan dan kelemahan tukang las harian, maka selanjutnya tinggal masuk ke pembahasan poin utama mengenai besaran ongkos ataupun upahnya. Perlu diketahui, tukang las harian biasanya dipekerjakan untuk pengelasan dengan tingkat kerumitan sederhana.

Adapun beberapa jenis pekerjaan yang seringkali menggunakan jasa tukang las harian diantaranya yaitu seperti las pagar, las besi kanopi dan lain sebagainya. Seperti halnya besaran upah jasa tukang kayu per hari, besaran ongkos jasa tukang las harian juga sebenarnya bisa berbeda di sejumlah wilayah.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya besaran harga jasa tukang las harian tersebut bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, entah itu dari segi kondisi bidang pekerjaan, tingkat kerumitan hingga risiko pengerjaannya. Untuk saat ini, upah tukang las harian berada di angka Rp 100.000 sampai Rp 150.000.

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa besaran ongkos jasa tukang las per hati tersebut bisa lebih murah atau bahkan lebih mahal di beberapa daerah. Kembali lagi bahwa besaran ongkos jasa tukang las harian tersebut ditentukan berdasarkan tingkat kerumitan bidang pengerjaannya.

Cara Menghitung Biaya Tukang Las Harian

Di atas sudah dijelaskan mengenai besaran upah jasa tukang las harian di semua daerah Indonesia dilengkapi dengan kelebihan beserta kekurangannya. Nah, kurang lengkap rasanya apabila kalian sudah mengetahui besaran ongkos tukang las harian namun tidak mengerti bagaimana cara menghitungnya.

Dalam hitung-hitungan sederhana, apabila tukang las bekerja selama 6 hari, maka kalian hanya perlu mengalikan upah jasa tukang dengan jumlah waktu pengerjaannya. Daripada penasaran, berikut akan kami jelaskan secara lengkap mengenai cara menghitung biaya jasa tukang las sistem harian.

  • Biaya tukang las harian = Jumlah hari kerja x Upah jasa tukang las per hari.
  • Biaya tukang las harian = 6 hari x Rp 100.000 – Rp 150.000.
  • Biaya tukang las harian = Rp 600.000Rp 900.000.

Dari data perhitungan di atas, maka total kebutuhan anggaran biaya yang dibutuhkan untuk mempekerjakan seorang tukang las dengan sistem harian selama 6 hari yaitu kurang lebih sekitar Rp 600.000 sampai Rp 900.000.

Akhir Kata

Itulah sekiranya penjelasan dari Epropertyrack seputar daftar upah tukang las harian di seluruh wilayah Indonesia dilengkapi dengan tata cara menghitungnya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika ingin menggunakan jasa tukang las dengan sistem bayaran per hari.

Sumber gambar : imbc.edu

Tinggalkan komentar