Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

√ Ukuran Kolom Rumah 2 Lantai : Perancangan & Perhitungan

Ukuran Kolom Rumah 2 Lantai

Ukuran Kolom Rumah 2 Lantai – Dalam membangun sebuah rumah impian secara mandiri, tentunya dibutuhkan adanya perhitungan serta pertimbangan dengan matang sejak awal, khususnya rumah 2 lantai. Salah satu komponen penting yang akan memengaruhi tingkat kekuatan dan daya tahan rumah yaitu pondasi.

Selain itu, rupanya tingkat kekokohan pondasi suatu bangunan juga dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, termasuk jarak antar kolom. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya pada pembangunan rumah 2 lantai setiap bentuk dan desain akan berbeda strukturnya, entah itu dari segi pondasi, balok, kolom, plat lantai hingga tangga.

Namun sayangnya, masih ada sebagian besar orang di luar sana yang mengeluhkan bahwa mereka kebingungan mengenai ukuran standar kolom bangunan pada rumah bertingkat. Secara garis besarnya, ukuran standar kolom rumah dipengaruhi oleh beberapa hal, entah itu dari segi fungsi atau kegunaan hingga pemilihan bahan materialnya.

Maka dari itu, apabila kalian berencana membangun rumah 2 lantai secara mandiri, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu ukuran standar struktur kolomnya. Nah, untuk membantunya pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai ukuran standar kolom rumah 2 lantai dilengkapi tahapan perancangan pembuatannya.

Fungsi Kolom Pada Rumah

Fungsi Kolom Pada Rumah

Sebelum membahas poin utama mengenai ukuran standar kolom rumah 2 lantai, sebaiknya pahami terlebih dahulu sekilas pengertiannya. Dimana kolom ialah sebuah batang vertikal dari angka struktur yang mempunyai fungsi memikul beban dari balok. Kolom sendiri terbagi menjadi dua bagian yang saling berkaitan satu sama lainnya.

Kolom dalam bangunan mempunyai peranan sangat penting, sehingga keruntuhan pada suatu kolom merupakan lokasi kritis yang bisa menyebabkan runtuhnya lantai atau bahkan keruntuhan total secara menyeluruh. Hingga saat ini, kolom bangunan sendiri biasanya digolongkan menjadi dua jenis, yaitu kolom praktis serta kolom utama.

Pada intinya, kolom ialah sebuah komponen struktur bangunan yang memiliki fungsi utama dalam menyangga beban aksial tekan vertikal dengan bagian tinggi yang tidak ditopang paling tidak 3 kali dimensi lateral terkecil. Dengan kata lain, fungsi kolom pada rumah adalah sebagai penerus beban seluruh bangunan ke pondasi.

Tahapan Merancang Kolom Rumah 2 Lantai

Sebagaimana diketahui, pastinya setiap desain ataupun bentuk sebuah rumah 2 lantai memiliki struktur yang berbeda-beda, termasuk dari segi kebutuhan bahan materialnya. Maka dari itu, proses pembangunan rumah 2 lantai perlu direncanakan dengan matang sejak awal, khususnya mengenai kolom pada bangunannya.

Seperti halnya saat hendak mengetahui pondasi cakar ayam rumah 1 lantai, pembuatan kolom juga perlu memperhatikan beberapa aspek penting. Agar lebih jelasnya, di bawah ini akan kami berikan sejumlah hal yang akan memengaruhi ukuran kolom pada rumah 2 lantai.

1. Peruntukan Ruangan Pada Rumah

Hal penting pertama yang membutuhkan perhatian khusus dalam membuat kolom yaitu tentang peruntukan ruangannya. Sebagai contoh kalian ingin membangun ruang tamu atau ruang keluarga, maka bisa menggunakan kolom dengan ukuran kecil saja sudah cukup. Namun, pastikan bahwa ukuran besi beton untuk kolom rumah 2 lantai sudah sesuai serta aman.

2. Perencanaan Pembangunan

Perencanaan waktu penggunaan rumah juga termasuk ke dalam hal penting selanjutnya. Apabila terdapat rencana untuk membongkar rumah dalam kurun atau jangka waktu dekat, sebaiknya gunakan struktur kolom yang mudah dibongkar pasang, sebagai contoh kolom profil baja ringan.

3. Jarak Kolom

Hal penting berikutnya yaitu perhitungan mengenai jarak kolom rumah 2 lantai. Hal ini dikarenakan jauh dekat jarak antar kolom pada rumah 2 lantai akan sangat berpengaruh dengan berat beban serta ukurannya. Jadi, semakin lebar jarak, maka akan semakin besar pula berat beban sampai ukuran dari setiap kolomnya.

4. Tinggi Kolom

Selain jarak, tinggi dari struktur kolom rumah 2 lantai juga membutuhkan perhatian khusus. Supaya terhindar dari kepatahan, sebaiknya kalian perlu mengantisipasi faktor tekuk yang ada pada struktur kolomnya.

5. Lokasi Pembangunan

Lokasi pembangunan juga tidak boleh luput dari perhatian saat hendak menghitung ukuran kolom rumh bertingkat. Pasalnya, terdapat sebuah perbedaan persiapan dan perlakuan yang dibutuhkan pada saat hendak membangun rumah di dataran tinggi dengan dataran rendah.

6. Ketersediaan Material

Faktor penting terakhir di dalam perhitungan ukuran kolom pada rumah 2 lantai terakhir yaitu mengenai ketersediaan bahan materialnya. Apabila bahan material seperti besi tulangan sudah tersedia, maka kalian bisa langsung menyesuaikannya dengan desain kolom sesuai kebutuhan.

Ukuran Kolom Rumah 2 Lantai

Ukuran Struktur Kolom Rumah 2 Lantai

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, merencanakan dan memperhitungkan semua kebutuhan dalam pembuatan struktur kolom rumah 2 lantai perlu dilakukan sejak awal dengan matang. Dimana salah satu hal penting yang akan mempengaruhi kekuatan serta ketahanan kolom rumah 2 lantai yaitu tentang ukuran atau dimensinya.

Menurut dari berbagai macam sumber, dimensi kolom utama untuk bangunan 2 lantai umumnya menggunakan ukuran 20/20 dengan tulangan pokok besi 8d 12 mm serta begel d8-10 cm. Artinya, 8d 12 ialah jumlah besi beton diameter 12 mm 8 buah, sementara 8-10 cm yaitu begel diameter 8 dengan jarak 10 cm.

Selain itu, beberapa orang yang ahli di dalam dunia konstruksi bangunan juga berpendapat bahwa struktur kolom rumah 2 lantai juga bisa menggunakan ukuran 15 cm x 40 cm dengan balok 15 cm x 35 cm. Namun, kami ingatkan sekali lagi bahwa kalian bisa menyesuaikan dengan fungsi masing-masing ruangan di dalam rumah 2 lantai.

Sebagai contoh untuk rumah 2 lantai dengan kamar mandi, ruang tamu, kamar tidur, ruang makan serta ruangan sejenisnya yang berjarak 3 meter antar kolom bisa mengunakan ukuran 15 cm x 30 cm. Pembuatan kolom dengan ukuran tersebut bertujuan supaya posisi antar kolom dengan dinding rata sehingga tidak bayak benjolan.

Selanjutnya untuk ukuran besi kolom bangunan 2 lantai yang digunakan yaitu berdiameter 10 mm sebanyak 6 buah serta besi sengkang diameter 8 mm dengan jarak pemasangan 20 cm. Pada intinya, ukuran standar struktur kolom pada bangunan bertingkat dapat disesuaikan dengan peruntukan ruangannya, entah itu pada bangunan 2 lantai atau bahkan lebih.

Akhir Kata

Demikian sekiranya penjelasan dari Epropertyrack seputar ukuran kolom rumah 2 lantai dilengkapi dengan contoh perhitungan hingga tahapan perancangannya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan ketika hendak membuat struktur kolom pada rumah 2 lantai.

Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *