5 Contoh Surat Perjanjian Borongan Bangun Rumah

Surat Perjanjian Borongan Bangun Rumah – Sebagaimana diketahui, surat perjanjian dapat diartikan sebagai sebuah kesepakatan antara hak dan kewajiban beberapa pihak yang bersangkutan. Di dalam dunia properti sendiri, sebenarnya surat perjanjian sangat penting untuk diperhatikan, karena fungsinya memang cukup krusial, salah satunya yaitu surat kontrak kerja proyek borongan.

Secara garis besarnya, surat perjanjian kerja borongan pembangunan rumah akan mengikat kedua belah pihak yang sudah bersepakat. Dimana hal ini untuk memastikan perjanjian yang akan saling menguntungkan kedua belah pihak atau sesuai dengan rincian-rincian yang terdapat di dalam surat perjanjian tersebut.

Namun sayangnya, masih ada cukup banyak orang di luar sana merasa kebingungan tentang bagaimana cara membuatnya, khususnya bagi yang awam di dunia konstruksi bangunan. Sebenarnya, proses pembuatan surat perjanjian kerja borongan pembangunan rumah tergolong mudah untuk dilakukan, asalkan mengetahui tahapan-tahapan serta strukturnya.

Nah, apabila diantara kalian berencana untuk membuat surat perjanjian kontrak kerja proyek borongan, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu tata caranya. Untuk membantunya, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai surat perjanjian borongan bangun rumah mulai dari struktur hingga contohnya.

Seputar Surat Perjanjian Borongan Bangun Rumah

Seputar Surat Perjanjian Borongan Bangun Rumah

Sebelum pembahasan poin utama mengenai contoh surat perjanjian borongan bangun rumah lebih lanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu sekilas pengertiannya. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, setiap bidang pekerjaan yang ada pastinya memiliki kontrak kerja yang berbeda-beda.

Dimana kontrak kerja tersebut biasanya berisikan berbagai macam bentuk tanggung jawab dan hal apa saja yang perlu kalian lakukan selama melakukan sebuah pekerjaan. Dengan kata lain, surat perjanjian kerja borongan pembangunan rumah bisa diartikan sebagai salah satu bentuk perjanjian berisikan berbagai macam bentuk tanggung jawab serta tugas kalian sebagai pelaksana proyek.

Tanpa adanya surat perjanjian kontrak kerja proyek, maka bisa terjadi kemungkinan proyek akan berjalan dengan tidak ada arahan yang jelas dan menjadi berantakan. Selain itu, tidak adanya surat perjanjian kerja proyek juga nantinya akan mengganggu keberlangsungan dari proyek dan bahkan bisa membuat kalian menjadi rugi.

Fungsi Surat Perjanjian Kontrak Kerja Proyek

Seperti halnya pada pembuatan surat keterangan waris, surat perjanjian kontrak kerja borongan pembangunan rumah berguna agar pengerjaan sebuah konstruksi bangunan sesuai dengan keinginan serta kesepakatan kedua belah pihak. Di Indonesia sendiri, biasanya para pemborong atau kontraktor profesional tentu akan menyediakan surat perjanjian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak di atas materai.

Maka dari itu, sebenarnya surat perjanjian borongan pembangunan rumah ini juga akan mempunyai kekuatan di mata hukum apabila suatu saat terjadi perselisihan antara kedua belah pihak. Sebagai bahan gambaran, di bawah ini akan kami jelaskan secara lengkap mengenai sejumlah kegunaan ataupun fungsi surat perjanjian kontrak kerja proyek borongan.

  • Pelaksanaan sesuai kesepakatan.
  • Terdapat hukum berlaku apabila terjadi pelanggaran.
  • Mengetahui waktu dan lama kerja proyek borongan bangun rumah.
  • Berisikan rincian besaran biaya proyek borongan bangun rumah.

Syarat Surat Perjanjian Borongan Bangun Rumah

Ketika berencana untuk membuat surat perjanjian kerja borongan pembangunan rumah, tentunya kalian juga harus mengetahui beberapa syarat umum beserta ketentuannya. Agar lebih jelasnya, simak baik-baik sejumlah syarat pembuatan surat perjanjian borongan bangun rumah, entah itu dari pihak pemilik rumah (pihak pertama) ataupun kontraktor/penyedia jasa (pihak kedua).

Pemilik Rumah

  • Menyediakan dokumen sebagai acuan untuk pembuatan surat perjanjian.
  • Melakukan pertemuan serta bernegosiasi untuk membahas draf surat perjanjian dengan kontraktor.
  • Menyiapkan dana berdasarkan perhitungan RAB yang sudah dibuat oleh pemilik rumah atau kontraktor dan pemborong.
  • Kesediaan untuk terikat secara hukum melalui undang-undang perdata yang berlaku di Indonesia.

Kontraktor

  • Melakukan pertemuan dan bernegosiasi untuk membahas draf surat perjanjian dengan pemilik rumah, sekaligus memberikan penjelasan secara detail kepada pihak pertama mengenai tahap-tahap dalam bangun rumah.
  • Memahami serta menyetujui gambar rumah dari pihak pertama.
  • Menyiapkan jadwal pelaksanaan bangun rumah yang jelas dan disetujui oleh pihak pertama.
  • Pemborong juga wajib bersedia terikat secara hukum melalui undang-undang perdata.

Struktur Surat Perjanjian Borongan Bangun Rumah

Di dalam membuat surat perjanjian borongan pembangunan rumah, tentunya terdapat beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan di dalamnya. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya pembuatan surat perjanjian kerja proyek ini nantinya akan berisikan beberapa struktur penting, diantaranya yaitu seperti di bawah ini.

  • Tugas pekerjaan.
  • Dasar pelaksanaan pekerjaan.
  • Direksi.
  • Bahan-bahan dan peralatan.
  • Tenaga kerja dan upah.
  • Pelaksanaan pihak kedua.
  • Jangka waktu penyelesaian.
  • Masa pemeliharaan.
  • Harga pekerjaan borongan dan cara pembayaran.
  • Kenaikan harga.
  • Keadaan memaksa (force majeure).
  • Denda sanksi-sanksi dan pemutusan kontrak.
  • Risiko.
  • Pekerjaan tambah, kurang serta berita acara serah terima.
  • Pengaman tempat kerja beserta tenaga kerja.
  • Perselisihan.
  • Domisili.
  • Penutup.

Contoh Surat Perjanjian Borongan Bangun Rumah

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai sekilas pengertian, fungsi, syarat hingga struktur pembuatan surat perjanjian borongan pembangunan rumah. Nah, selanjutnya tentunya kalian juga harus melihat bagaimana contoh surat perjanjian borongan pembangunan rumah yang benar dan memiliki kekuatan di mata hukum.

Secara garis besarnya, di dalam surat perjanjian borongan proyek kerja pembangunan rumah akan mencakup beberapa struktur penting di atas. Namun, terdapat juga beberapa jenis surat yang tidak meliputi semua komponen tersebut. Sebagai bahan pertimbangan, berikut kami berikan beberapa contoh surat perjanjian borongan bangun rumah dalam format PDF ataupun DOC.

Akhir Kata

Demikian sekiranya penjelasan dari Epropertyrack seputar surat perjanjian borongan bangun rumah mulai dari pengertian, fungsi, syarat dan struktur pembuatan hingga contohnya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika ingin membuat surat perjanjian untuk kontrak kerja proyek pembangunan rumah.

Sumber gambar : rumah123.com

Tinggalkan komentar