Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

3 Cara Menghitung Kebutuhan Gorden : Bahan & Biaya

Cara Menghitung Kebutuhan Gorden
Advertisements

Cara Menghitung Kebutuhan Gorden – Biasanya, ketika membeli gorden atau tirai, pemilik rumah mempercayakan semua perhitungannya langsung kepar pada para penjual. Padahal tidak ada salahnya sebagai penghuni kalian memiliki hak untuk mengetahui ukuran, kebutuhan bahan hingga biaya pemasangan gorden di rumah.

Salah satu tujuan mengetahui semua hal-hal tersebut diantaranya yaitu seperti untuk meminimalkan kemungkinan tertipu oleh penjual nakal. Pasalnya, terdapat cukup banyak kasus dari beberapa orang yang tertipu oleh penjual gorden ketika kebutuhan kain sebenarnya hanya 3 meter, namun mereka memasukkan harga untuk 4 meter.

Selain itu, kemungkinan lainnya yang juga harus diperhatikan yaitu perhitungan penjual meleset sehingga gorden tampak kekecilan apabila sudah dipasangkan. Maka dari itu, sebagai langkah ataupun upaya untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, ada baiknya kalian cari tahu bagaimana tata cara menghitung total kebutuhan materialnya.

Advertisements

Secara garis besarnya, langkah-langkah menghitung keperluan kain gorden terbilang cukup mudah, asalkan mengetahui tahapan-tahapannya. Nah, untuk membantunya pada kesempatan kali ini kami akan membahas secara lengkap mengenai cara menghitung kebutuhan gorden untuk semua jenis, entah itu dari segi bahan hingga biayanya.

Manfaat Penggunaan Gorden di Rumah

Manfaat Penggunaan Gorden di Rumah
Advertisements

Sebelum membahas poin utama mengenai cara menghitung kebutuhan gorden lebih lanjut, ada baiknya pahami terlebih dahulu beberapa manfaat ataupun tujuan penggunaannya. Pada intinya, gorden atau tirai ialah sebuah elemen interior yang mempunyai peran sebagai penutup dan pengatur masuknya sinar matahari dari luar ruangan.

Selain itu, penggunaan gorden di rumah juga mampu menentukan pembentukan dekorasi sehingga bisa memberikan kesan mewah sekaligus elegan pada sebuah ruangan. Agar lebih jelasnya, di bawah ini akan kami jelaskan secara lengkap mengenai sejumlah manfaat penggunaan gorden atau tirai di rumah.

  • Sebagai elemen dekorasi ruang di dalam rumah.
  • Sebagai pemberi gaya visual.
  • Sebagai penambah kesan fleksibilitas pada ruangan.
  • Sebagai pembatas ruangan di dalam rumah.
  • Sebagai penyedot debu.
  • Sebagai pelindung privasi penghuni rumah.

Ukuran Standar Kain Gorden

Ketika hendak mengetahui bagaimana cara menghitung kebutuhan gorden, tentunya kalian juga harus mengerti berapa ukuran standarnya. Memang benar bahwa di pasaran Indonesia sendiri gorden ataupun tirai dijual dengan ukuran yang sangat bervariasi, tergantung pada kebutuhan penggunaannya.

Adapun ukuran gorden yang dijual di pasaran Indonesia sendiri yaitu mulai dari lebar 1.2 meter, 1.4 meter sampai 1.5 meter. Sementara untuk lebar kain paling besar sebenarnya yaitu 2.4 meter, akan tetapi biasanya untuk tipe ini hanya tersedia sebagai bahan seprei.

Sementara untuk ukuran ideal pemasangan gorden, biasanya setiap bentang 1 meter jendela membutuhkan 2 meter kain atau bisa dikatakan menjadi 1:2. Akan tetapi, jika ukuran jendela rumah sangat besar, maka koefisien 1:2 tersebut dapat berubah menjadi 1:2.5 atau bahkan 1:3.

Tips Menghitung Kebutuhan Gorden

Setelah mengetahui ukuran standar hingga perbandingan ideal gorden untuk jendela di rumah, selanjutnya kami akan membahas sedikit tentang tips perhitungan kebutuhan materialnya. Adapun beberapa tips menghitung kebutuhan gorden diantaranya yaitu seperti berikut ini.

1. Mengukur Panjang dan lebar Jendela

Cara pertama, ukur panjang dan lebar jendela di rumah terlebih dahulu. Pastikan kalian mengukur bagian panjang dan lebar dengan seksama dari bagian pinggir-pinggirnya, entah itu untuk tipe single ataupun double.

2. Menambahkan Ukurannya

Setelah mengetahui ukuran jendela, kemudian tahap berikutnya yaitu menambahkan ukuran di bagian kanan kirinya sekitar 0.2 meter, bagian atasnya yaitu 0.1 meter, sementara bagian bawahnya biasanya memastikan kaca tertutup dengan sempurna atau minimal 0.3 meter.

3. Menentukan Ukuran Kain Gorden

Tahap terakhir yaitu menentukan ukuran lebar bahan serta koefisien pemasangan gorden. Seperti dijelaskan sebelumnya, umumnya pemasangan gorden untuk jendela menggunakan perbandingan 1:2. Sementara untuk lebar bahan gorden sendiri disesuaikan dengan kebutuhan serta keinginan pemilik rumah.

Cara Menghitung Kebutuhan Gorden

Cara Menghitung Kebutuhan Gorden Semua Ukuran

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai manfaat, dimensi standar hingga tips menghitung kebutuhan gorden untuk jendela rumah. Nah, selanjutnya tinggal masuk ke pembahasan poin utamanya, yaitu tata cara menghitung kebutuhan gorden atau tirai.

Perlu diketahui, tentunya langkah-langkah perhitungan kebutuhan gorden sendiri akan jauh berbeda dengan cara menghitung kebutuhan wallpaper dinding. Pasalnya, kalian harus menghitung dengan rinci lebar dan panjang jendela rumah terlebih dahulu supaya nantinya bisa menentukan berapa total kebutuhannya.

Sebagai contoh kalian akan mempunyai jendela berukuran panjang 1.2 meter serta lebar 0.4 meter. Pada jendela tersebut, kalian memasang gorden dengan perbandingan ataupun koefisien bahan 1:2. Adapun tata cara menghitung kebutuhan gorden tersebut diantaranya yaitu seperti di bawah ini.

Diketahui :

  • Panjang jendela : 1.2 m.
  • Lebar jendela : 0.4 m.
  • Koefisien bahan : 2.

Perhitungan :

  • Lebar Total Jendela
    • Lebar : Lebar + 0.2 m.
    • Lebar : 0.4 m + 0.2 m = 0.6 m.
  • Panjang Total Jendela
    • Panjang : Panjang + 0.1 m + 0.2 m.
    • Panjang : 1.2 m + 0.1 m + 0.2 m = 1.5 m.
  • Kebutuhan Kain Gorden
    • Kebutuhan : ((Lebar total jendela x Koefisien Bahan) x (Tinggi total jendela)) ÷ Lebar kain.
    • Kebutuhan : ((0.6 m x 2) x (1.5 m) ÷ 1.5.
    • Kebutuhan : (1.2 x 1.5) ÷ 1.5 = 1.2 meter.

Dari data atau cara perhitungan di atas, untuk memasang gorden pada jendela berukuran 0.4 m x 1.2 m membutuhkan bahan kain sepanjang 1.2 meter. Kalian juga bisa membulatkan angka kebutuhan kain tersebut menjadi 1.5 meter supaya ketersediaan bahan bisa lebih terjamin. Misalkan harga gorden per meternya adalah Rp 200.000, maka kalian perlu mempersiapkan anggaran biaya sebesar Rp 150.000.

Akhir Kata

Itulah sekiranya penjelasan dari Epropertyrack seputar cara menghitung kebutuhan gorden untuk semua jenis dan ukuran, entah itu dari segi bahan ataupun biaya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika hendak menghitung total kebutuhan gorden di rumah.

Advertisements
Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.