Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

6 Cara Menghitung Biaya Pasang Paving Block : Material & Tenaga

Cara Menghitung Biaya Pasang Paving Block

Cara Menghitung Biaya Pasang Paving Block – Menghitung biaya pembelian material hingga ongkos jasa pemasangan merupakan langkah penting yang harus dilakukan ketika hendak membangun rumah impian. Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab kalian perlu memiliki Rencana Anggaran Biaya (RAB) secara rinci guna mengetahui berapa anggaran dana yang perlu dipersiapkan.

Salah satu tahapan pekerjaan yang tidak boleh dilupakan saat proses pembangunan sebuah rumah berlangsung yaitu terkait pemasangan paving block. Dimana paving block sendiri saat ini mungkin sudah sangat umum dijumpai, pasalnya kebanyakan orang menggunakan material tersebut sebagai penutup tanah pada taman hingga carport.

Berbicara mengenai perhitungan anggaran biaya pemasangan paving block, tentunya hal tersebut bisa dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti jenis, ukuran hingga upah jasa pemasangannya. Akan tetapi, secara garis besar perhitungan biaya pemasangannya terbilang mudah dilakukan, asalkan mengetahui bagaimana tahapan-tahapannya.

Maka dari itu, jika kalian berencana memasang paving block di rumah, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu bagaimana tata cara menghitung biayanya. Nah, untuk membantunya pada kesempatan kali ini kami akan membahas secara lengkap mengenai cara menghitung biaya pasang paving block semua jenis mulai dari biaya pembelian material hingga ongkos pekerja bangunannya.

Jenis-Jenis Paving Block

Jenis Paving Block

Sebelum pembahasan poin utama mengenai cara menghitung biaya pasang paving block berlanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu beberapa jenisnya. Di pasaran Indonesia sendiri paving block tersedia dalam 6 jenis, diantaranya yaitu seperti berikut ini.

perkakas
  1. Paving block model uskup.
  2. Paving block model trihex.
  3. Paving block model bata.
  4. Paving block model segi enam (hexagon).
  5. Paving block model cacing.
  6. Paving block model rumput.

Keunggulan dan Kelemahan Paving Block

Setiap bahan material bangunan pastinya memiliki sejumlah karakteristiknya masing-masing, termasuk paving block. Dimana material tersebut tentunya mempunyai beberapa kelebihan serta kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli dan memasangnya.

Agar lebih jelasnya, di bawah ini akan kami berikan keunggulan dan kekurangan paving block sebagai material bahan bangunan.

Keunggulan

  • Mempunyai sifat daya serap air cukup tinggi.
  • Proses pemasangan paving block terbilang mudah.
  • Harga relatif terjangkau.
  • Proses perawatan paving block lebih mudah.
  • Mampu memberikan nilai estetika tinggi.
  • Tahan terhadap berbagi macam cuaca.
  • Memiliki bobot lebih ringan dibandingkan material penutup tanah jenis lainnya.
  • Tersedia dalam berbagai macam pilihan tekstur, warna hingga motif.

Kelemahan

  • Kontur paving block bergelombang.
  • Susunan paving block mudah renggang.
  • Kurang baik jika digunakan di area jalan raya.
  • Kerap terjadi pemasangan kurang cocok sehingga mudah bergeser dari susunannya.

Cara Menghitung Biaya Pasang Paving Block

Cara Menghitung Biaya Pasang Paving Block Semua Jenis

Setelah mengetahui jenis dan keunggulan hingga kelemahan paving block, selanjutnya kalian juga harus mengerti bagaimana tata cara menghitung biaya pemasangannya. Sebenarnya, perhitungan biaya pasang paving block tersebut hampir sama saat menghitung kebutuhan uskup paving.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya nantinya kalian perlu menghitung total kebutuhan paving block terlebih dahulu agar bisa menghitung total rencana anggaran biaya pemasangannya. Daripada penasaran, berikut akan kami jelaskan secara lengkap bagaimana cara menghitung biaya pasang paving block untuk semua jenis dan ukuran.

Kebutuhan Paving Block

Cara pertama dalam menghitung biaya pasang paving block yaitu mencari tahu total kebutuhan material paving block yang ingin di pasang. Sebagai contoh kalian akan memasang paving block segi enam atau hexagon pada halaman rumah berukuran 5 m x 5 m, maka tata cara menghitung kebutuhannya yaitu akan seperti berikut ini.

Diketahui :

  • Panjang halaman : 5 m.
  • Lebar halaman : 5 m.
  • Isi 1 meter persegi paving hexagon : 25 buah.

Perhitungan :

  • Volume pekerjaan : Panjang x Lebar.
  • Volume pekerjaan : 5 m x 5 m = 25 m2.
  • Kebutuhan paving block : Volume pekerjaan x Isi 1 m2 paving hexagon.
  • Kebutuhan paving block : 25 m2 x 25 buah = 625 buah.

Jadi, untuk halaman seluas 25 meter persegi akan membutuhkan paving block jenis segi enam atau hexagon kurang lebih sekitar 625 buah.

Biaya Pembelian Paving Blcok

Cara menghitung biaya pasang paving block selanjutnya yaitu mengenai anggaran dana pembelian bahan materialnya. Cara menghitungnya yaitu tinggal mengalikan volume pekerjaan dengan harga paving block per meter peseginya saat ini. Misalkan harga paving block hexagon adalah Rp 75.000 per meter perseginya, maka kalian perlu mempersiapkan anggaran biaya sebesar Rp 1.875.000 (Rp 75.000 x 25 m2).

Ongkos Pasang Paving Block

Langkah terakhir yaitu tinggal menghitung ongkos atau upah jasa pasang paving block. Untuk saat ini, sebenarnya sudah tersedia cukup banyak kontraktor atau pemborong yang menyediakan jasa pemasangan paving block, termasuk jenis segi enam atau hexagon.

Saran kami sebaiknya gunakanlah pekerja dengan sistem borongan dalam pemasangan paving block. Hal tersebut dikarenakan besaran harga borongan pasang paving block dinilai lebih murah dibandingkan dengan pekerja bangunan sistem harian.

Saat ini besaran harga borongan pemasangan paving block hexagon sendiri di banderol kurang lebih sekitar Rp 22.000 per meter perseginya. Dimana upah atau ongkos jasa pemasangan paving block tersebut hanya berupa tenaga kerja bangunannya saja, belum termasuk material.

Jadi, untuk memasang paving block hexagon pada halaman rumah seluas 25 meter persegi, maka kalian perlu mempersiapkan anggaran biaya sebesar Rp 550.000 (Rp 22.000 x 25 m2). Kami ingatkan sekali lagi bahwa di dalam besaran harga borongan tersebut kontraktor hanya menyediakan tenaga kerja saja.

Dari data tata cara menghitung biaya pasang paving block di atas, maka bisa disimpulkan bahwa untuk memasang paving block jenis hexagon pada halaman rumah berukuran 5 m x 5 m membutuhkan anggaran dana sebesar Rp 2.425.000, entah itu untuk kebutuhan material hingga ongkos pekerja bangunannya.

Akhir Kata

Demikian sekiranya pembahasan dari Epropertyrack seputar cara menghitung biaya pasang paving block untuk semua jenis dan ukuran, entah itu menggunakan sistem harian ataupun borongan. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan memasang paving block di rumah.

Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.