Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

4 Biaya Bangun Rumah Ukuran 5×8 2022 : Bahan & Tenaga

Biaya Bangun Rumah Ukuran 5x8 1

Biaya Bangun Rumah Ukuran 5×8 – Sebelum memulai proses pelaksanaan pembangunan rumah impian, tentunya kalian harus mengetahui terlebih dahulu berapa besaran kebutuhan anggaran biayanya, Pasalnya, dengan mengetahuinya maka kalian bisa mempersiapkan biaya yang dibutuhkan dengan tepat, atau apabila dananya belum cukup maka bisa membangun rumah secara bertahap.

Bagi seorang arsitek atau insinyur mungkin biaya pembangunan rumah bukan menjadi masalah karena mereka bisa menghitungnya dengan sistem analisa harga satuan sehingga dapat memperkirakannya. Namun, bagaimana dengan kalian yang termasuk ke dalam orang yang awam di dunia konstruksi pembangunan rumah tinggal.

Jangan khawatir, karena saat ini proses perhitungan pembangunan rumah sebenarnya sudah bisa dilakukan dengan mudah, asalkan mengetahui tahapan-tahapannya. Berbicara mengenai rumah tinggal, mungkin hunian tipe atau ukuran 5 meter x 8 meter menjadi salah satu pilihan tepat bagi keluarga kecil yang hanya mempunyai 1 ataupun 2 anak.

Nah, apabila kalian berencana membangun rumah ukuran 5×8 secara mandiri, ada baiknya hitung terlebih dahulu berapa besaran kebutuhan anggaran biayanya. Untuk membantunya, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai biaya bangun rumah ukuran 5×8 mulai dari tahap awal hingga finishing.

Rumah Ukuran 5×8

Sebelum pembahasan poin utama mengenai perhitungan biaya bangun rumah ukuran 5×8 lebih lanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu sekilas pengertiannya. Sesuai dengan namanya, rumah ukuran 5 m x 8 m biasanya memiliki total luas bangunan kurang lebih sekitar 40 meter persegi.

Pada umumnya, rumah tipe atau jenis tersebut dibangun di atas tanah mulai dari 45 meter persegi maupun 60 meter persegi, tergantung kebutuhan pemiliknya. Selain itu, terdapat juga beberapa orang yang membangun rumah ukuran 5×8 menjadi dua lantai dengan alasan agar terasa lebih luas.

Desain Rumah Ukuran 5×8

Desain Rumah Ukuran 5x8 1

Perlu diingat, sebenarnya proses pembangunan rumah ukuran 5×8 tergantung pada kebutuhan dan keinginan pemiliknya, entah itu menjadi 1 lantai ataupun 2 lantai. Namun, rumah dengan ukuran tersebut biasanya hanya dibangun menjadi 1 lantai saja, mengingat harga material bangunan saat ini semakin mahal.

Dimana desain atau penataan rumah ukuran 5×8 sendiri bisa disesuaikan dengan isi penghuninya. Sebagai contoh kalian bisa membuat rumah ukuran 5×8 dengan beberapa jenis ruangan di dalamnya seperti ruang tamu, dapur, kamar mandi serta 2 kamar tidur ukuran standar.

Biaya Bangun Rumah Ukuran 5×8

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai desain hingga penataan rumah ukuran 5×8, khususnya pada bangunan 1 lantai. Nah, selanjutnya kalian juga pastinya harus mengerti bagaimana tata cara menghitung total kebutuhan anggaran biaya untuk proses pembangunannya.

Hampir sama seperti biaya bangun rumah ukuran 9×12, proses perhitungan biaya bangun rumah ukuran 5 m x 8 m sendiri juga dilakukan supaya nantinya proses pembangunan bisa berjalan dengan lancar. Agar lebih jelasnya, langsung saja perhatikan baik-baik perhitungan biaya bangun rumah ukuran 5×8 berikut ini.

Biaya Pembelian Lahan

Langkah pertama ketika hendak membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan rumah ukuran 5×8 yaitu tentang ketersediaan lahan. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, pada umumnya orang-orang membangun rumah ukuran 5×8 di atas lahan atau tanah seluas 45 meter persegi.

Apabila belum memiliki lahan kosong, maka kalian harus mempersiapkan anggaran biaya untuk pembeliannya. Sebagai contoh harga tanah dengan lokasi strategis di kota-kota besar adalah Rp 2.000.000 per meter perseginya, maka kalian perlu mempersiapkan anggaran biaya sebesar Rp 90.000.000 (Rp 2.000.000 x 45 m2).

Biaya Bangun Rumah Per Meter

Kemudian hal penting selanjutnya yang akan masuk ke dalam RAB pembangunan rumah ukuran 5×8 yaitu mengenai biaya bangun rumah per meter. Di Indonesia sendiri, saat ini tukang atau pekerja di dalam dunia konstruksi bangunan terbagi menjadi 2 jenis, yaitu pekerja sistem harian serta sistem borongan.

Apabila kalian ingin lebih menghemat biaya pembangunan, saran kami sebaiknya gunakanlah pekerja sistem borongan. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya besaran harga borongan tenaga bangunan plus material dianggap lebih murah apabila dibandingkan dengan pekerja sistem harian.

Akan tetapi, besaran ongkos atau upah jasa pekerja borongan bisa saja berbeda di sejumlah wilayah karena terpengaruh oleh berbagai macam hal. Sebagai bahan gambaran, berikut akan kami berikan beberapa daftar harga borongan bangunan di sejumlah wilayah di Indonesia.

DaerahHarga Borongan Kontsruksi
Wilayah JabodetabekRp 3.600.000
Wilayah SemarangRp 2.400.000 – Rp 4.000.000
Wilayah JogjaRp 2.800.000 – Rp 4.000.000

Setelah mengetahui besaran biaya bangun rumah per meter menggunakan jasa borongan, selanjutnya yaitu tinggal menghitung kebutuhan total kebutuhan anggaran dana pembangunannya. Adapun cara menghitung biaya bangun rumah ukuran 5×8 menggunakan hitungan per meter tersebut diantaranya yaitu seperti di bawah ini.

  • 40 m2 x Rp 3.600.000 = Rp 144.000.000.
  • 40 m2 x Rp 2.400.000 = Rp 96.000.000.
  • 40 m2 x Rp 2.800.000 = Rp 112.000.000.

Biaya Jasa Arsitek

Di dalam perhitungan biaya bangun rumah ukuran 5×8 juga kalian harus memperhatikan tentang desain atau konsep rumahnya. Apabila ingin mendapatkan desain rumah yang lebih menarik, sebaiknya konsultasikan kepada jasa arsitek.

Namun, pastinya arsitektur tersebut mempunyai ketentuan mengenai harga jasa untuk setiap jenis layanannya. Saat ini, biasanya biaya jasa arsitek berada di kisaran Rp 150.000 per meter perseginya. Jadi, untuk rumah ukuran 5×8, kalian perlu mempersiapkan biaya sebesar Rp 6.000.000.

Biaya Lainnya

Supaya proses pembangunan rumah ukuran 5×8 berjalan lancar tanpa adanya halangan, tentunya kalian harus mempersiapkan segala sesuatu dengan matang sejak awal, termasuk biaya lainnya. Dimana biaya lainnya ini biasanya akan digunakan apabila pada saat proses pembangunan rumah berlangsung terjadi hal-hal di luar dugaan.

Pada umumnya, para kontraktor atau pemborong menentukan besaran biaya lainnya tersebut sebesar 10% dari total biaya pembangunan rumah. Namun, terdapat juga beberapa orang yang mempersiapkan anggaran biaya lainnya ini dengan persentase lebih tinggi, dengan alasan supaya mereka tidak kaget apabila terjadi sesuatu.

Akhir Kata

Itulah sekiranya penjelasan dari Epropertyrack seputar biaya bangun rumah ukuran 5×8 mulai dari tahap awal hingga finishing, entah itu dari segi kebutuhan material hingga ongkos pekerjanya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika hendak membangun rumah ukuran 5×8 menjadi 1 lantai.

Sumber gambar : YouTube Desain Griya27

Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *