Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Batu Alam

Batu Alam

Batu Alam – Bagi kalian yang bergelut di dunia konstruksi bangunan, tentu sudah tidak asing lagi dengan nama batu alam. Saat ini juga sudah banyak hunian yang menggunakan material ini sebagai salah satu bagian penting dari konstruksi sebuah bangunan.

Perlu kalian ketahui, batu ini sudah ada sejak dulu dan menjadi salah satu bahan pokok utama yang harus ada dalam membangun sebuah hunian. Batu-batu ini terbuat dari proses alami berupa kerak bumi serta unsur mineral yang mengeras.

Terdapat beberapa macam atau jenis batu yang bisa kalian gunakan dalam mendekorasi atau menghias sebuah hunian. Bahkan batu-batu tersebut juga bisa kalian gunakan sebagai komposisi utama dalam membangun rumah impian.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai seluk beluk batu alam mulai dari pengertian, jenis-jenis, hingga keunggulan dan kelemhannya. Untuk mempersingkat waktu, langsung saja kalian simak ulasan berikut ini.

Batu Alam

Dalam lima tahun terakhir ini, sudah banyak arsitek atau desainer rumah yang menggunakan batu ini untuk mendesain atau mendekorasi hunian. Hal itu bukan tanpa alasan, karena material ini dinilai memiliki fungsi yang serbaguna serta dapat menambah nilai estetika suatu bangunan.

Pengertian Batu Alam

Pengertian Batu Alam

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, batu alam merupakan batu alami yang terbuat dari pengerasan kerak bumi dengan beberapa unsur mineral. Batu alam ialah salah satu jenis material bahan bangunan yang saat ini sudah banyak digunakan oleh sebagian kalangan masyarakat di Indonesia. Biasanya material ini sangat dibutuhkan untuk proses penyelesaian akhir atau yang juga lebih sering dikenal dengan tahapan finishing.

Jenis-Jenis Batu Alam

Dalam dunia konstruksi bangunan, material ini juga memiliki jenis yang cukup beragam. Berikut adalah beberapa jenis batu alam yang umum digunakan sebagai material bahan bangunan.

1. Batu Marmer

Batu Marmer

Batu marmer atau marble ini merupakan jenis material yang paling banyak digunakan di konstruksi bangunan. Pasalnya, jenis batu yang satu ini mudah dibentuk sesuai dengan kebutuhan pemilik rumah.

2. Batu Palimanan

Batu Palimanan

Sesuai dengan namanya batu alam ini berasal dari kota Cirebon, tepatnya di Kecamatan Palimanan. Kalian bisa menggunakan batu ini sebagai material untuk melapisi dinding, taman, kolam renang hingga dinding pagar.

3. Batu Gamping

Batu Gamping

Batu gamping atau batu kapur ini memiliki daya tahan yang tinggi terhadap cuaca dan suhu. Selain itu, batu ini juga memiliki sifat yang kokoh sehingga sudah banyak orang yang menggunakan material ini untuk melengkapi desain rumah mereka.

4. Batu Candi

Batu Candi

Batu candi ini memiliki kesan alami dan sejuk yang menjadikannya banyak digemari oleh sebagian orang. Material ini juga bisa kalian dapatkan di pasaran dalam bentuk lempengan dengan HARGA BATU ALAM yang tergolong murah.

5. Batu Granit

Batu Granit

Biasanya batu alam ini diaplikasikan sebagai material lantai dengan cara diasah dan dipotong-potong. Lantai yang menggunakan material ini tidak akan licin dan akan terasa lebih dingin. Batu granit juga memiliki sifat kokoh serta tahan terhadap berbagai macam cuaca.

6. Batu Templek

Batu Templek

Meskipun batu templek terlihat seperti lempengan tipis, namun batu yang satu ini termasuk dalam jenis batu yang keras dan kuat. Dengan tekstur permukaan batu yang tidak beraturan, membuat material ini lebih sering digunakan sebagai hiasan dinding.

7. Batu Sukabumi

Batu Sukabumi

Untuk jenis batu yang selanjutnya ini termasuk batu langka di dunia yang berasal dari kota Sukabumi. Umumnya batu ini memiliki karakteristik yang khas yaitu berwarna hijau dengan sifatnya yang sejuk, anti air dan anti licin.

8. Batu Sabak

Batu Sabak

Batu sabak atau batu kali ini memiliki sifat yang sangat kokoh sehingga biasa digunakan sebagai eksterior rumah. Selain itu, batu ini juga sering digunakan sebagai pondasai suatu bangunan.

9. Batu Koral

Batu Koral

Batu ini sudah dikenal dengan fungsinya yang serbaguna. Kalian bisa memanfaatkan batu ini untuk menghias taman dan kolam. Selain itu, batu koral ini juga bisa kalian aplikasikan untuk material lantai.

10. Batu Paras Jogja

Paras Jogja

Batu ini berasal dari Jogja yang biasa digunakan sebagai material untuk penutup dinding rumah minimalis. Namun, batu ini memerlukan perawatan khusus karena warnanya yang cukup terang dan permukaannya yang sedikti kasar.

11. Batu Karang

Karang

Sifat utama dari material ini yaitu tahan terhadap air sehingga dapat bertahan lama dari berbagai macam cuaca. Kalian bisa mengaplikasikan batu ini sebagai material untuk tempelan dinding pada pagar rumah.

12. Batu Andesit

Andesit

Jenis batu yang satu ini terbuat dari proses erupsi gunung berapi. Batu andesit ini memiliki karakteristik yang kuat dan kokoh sehingga kerap digunakan sebagai bahan pembangunan dinding hunian.

13. Bluestone

Bluestone

Untuk jenis batu alam yang terakhir ini bukan berasal dari Indonesia, melainkan produk impor dari negara Amerika. Sekilas batu ini sama dengan jenis batu templek, hanya berbeda pada warnanya saja. Selain digunakan sebagai material bahan bangunan, batu ini juga bisa diukir untuk dijadikan sebagai hiasan.

Keunggulan dan Kelemahan

Tentunya setiap material bahan bangunan memiliki karakteristik yang berbeda-beda, termasuk batu alam. Nah, di bawah ini adalah beberapa keunggulan dan kelemahan batu alam yang bisa kalian jadikan bahan pertimbangan sebelum membelinya.

1. Keunggulan

  • Memiliki kesan natural, elegan dan mewah
  • Tidak mudah retak atau rusak jika dipasang pada lantai rumah
  • Meskipun ada yang rusak, namun lantai batu ini tidak akan terlihat jelek
  • Mempunyai ukuran yang fleksibel sehingga dapat disesuaikan dengan keperluan
  • Hunian bisa menjadi lebih berwarna
  • Dapat menjadi investasi jangka panjang karena harga jual rumah akan jauh lebih tinggi dari yang sebelumnya

2. Kelemahan

  • Kebanyakan material ini memiliki warna yang tidak seragam
  • Membutuhkan bahan tambahan untuk menutupi pori-pori batu yang besar
  • Ketika hendak menggunakan batu ini pada bangunan lantai dua, harus memperhatikan struktur bangunan terlebih dahulu
  • Memiliki bobot yang cukup berat sehingga proses pemasangannya memakan waktu
  • Harganya lebih mahal dibandingkan dengan material keramik

Cara Pemasangan Batu Alam

Cara Pemasangan Batu Alam
  1. Rendam batu alam dengan air terlebih dahulu
  2. Setelah batu terpasang pada dinding, agar material lebih kuat menempel kupas secara acak pada permukaan dinding
  3. Gunakanlah bahan perekat khusus seperti semen instan supaya material lebih kuat dan tahan lama
  4. Perhatikan tingkat presisi material sebelum mebelinya supaya pada saat proses pemasangannya lebih mudah dan cepat
  5. Karena bobotnya yang cukup berat, gunakan semen yang lebih banyak serta pakailah adonan lem yang berkualitas
  6. Terakhir, setelah semua material sudah terpasang berikan finishing seperti lapisan coating agar tampilan batu tetap terjaga

Akhir Kata

Perlu kalian ingat, batu alam ini tidak bisa diaplikasikan pada bagian rumah yang mudah terkena kotoran seperti dapur atau garasi. Hal itu dikarenakan material ini memiliki karakteristik yang sulit untuk dibersihkan apabila sudah terkena kotoran.

Demikian penjelasan yang dapat Epropertyrack sampaikan mengenai pengertian, jenis-jenis, keunggulan dan kelemahan serta cara memasang batu alam yang baik dan benar. Semoga informasi di atas bermanfaat dan bisa menambah wasasan kalian semua.

Jihan Mahasiswa jurusan arsitek yang aktif menjadi penulis di website Epropertyrack.com. Jika ada pertanyaan terkait artikel yang saya publikasikan silahkan hubungi saya lewat menu kontak kami di website ini.

Apa Itu Batako

Jihan
2 min read

Pengertian Bouwplank

Jihan
3 min read

Ukuran Seng Gelombang

Jihan
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *