2 Cara Menghitung Luas Atap Joglo (Tradisional, Minimalis & Modern)

Cara Menghitung Luas Atap Joglo – Belakangan ini, atap joglo kerap diaplikasikan para rumah-rumah bergaya minimalis modern. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya dengan sentuhan tradisional dapat membuat rumah minimalis modern menjadi terlihat lebih unik serta menarik.

Selain itu, atap rumah joglo juga bisa menjadi suatu identitas pemilik rumah sehingga orang lain dapat dengan mudah mengenalinya. Sebagaimana diketahui, atap joglo sendiri berasal dari daerah Jawa Tengah yang sangat kental dengan budaya atau adat istiadat di wilayah tersebut.

Maka dari itu, beberapa orang sudah mulai menerapkan atap joglo di hunian mereka meskipun rumah tersebut mengusung konsep minimalis modern. Namun, sebelum mulai membangun atau membuat rumah beratapkan joglo, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu bagaimana cara menghitung total volume atau luasnya.

Sebenarnya, perhitungan luas atap joglo ini tidak akan jauh berbeda dengan PERHITUNGAN VOLUME ATAP LIMAS. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap bagaimana tata cara menghitung luas atap joglo untuk semua jenis serta ukurannya.

Karakteristik Atap Joglo

Karakteristik Atap Joglo

Sebelum pembahasan utama mengenai cara menghitung luas atap joglo berlanjut, ada baiknya pahami terlebih dahulu karakteristiknya. Di Indonesia sendiri, umumnya atap joglo terbuat dari genteng tanah liat.

Akan tetapi, terdapat beberapa orang yang memanfaatkan material lainnya seperti ijuk ataupun jerami untuk dijadikan sebagai atap rumah. Bahkan di daerah lain yang masih kental akan suasana tradisional, mereka masih menggunakan ilalang sebagai bahan utama pembuatan atap joglo.

Di lain sisi, atap joglo pada rumah minimalis modern sudah mulai digandrungi oleh sebagian besar masyarakat seiring dengan meningkatnya tren konsep tradisional modern. Dimana perpaduan kedua konsep tersebut mampu menghasilkan nilai estetika tinggi pada sebuah hunian.

Kelebihan dan Kekurangan Atap Joglo

Kelebihan dan Kekurangan Joglo

Memang benar jika atap joglo tidak bisa diterapkan pada semua jenis rumah. Hal ini dikarenakan atap joglo memiliki sejumlah keunggulan serta kelemahan yang harus diperhatikan. Sebagai bahan pertimbangan sebelum menerapkan atap joglo, berikut akan kami berikan beberapa kelebihan serta kekurangannya.

Kelebihan

  • Tingkat kemiringan curam di bagian atas menyediakan ruangan atau loteng sehingga bisa dimanfaatkan untuk jendela.
  • Atap bagian bawah yang menjorok bisa menjadi perlindungan bagi teras serta mampu melindungi dinding dari kerusakan karena air hujan.
  • Dengan atap joglo, air hujan bisa mengalir bebas dari atap bagian atas.

Kekurangan

  • Atap joglo membutuhkan lebih banyak bangunan karena desainnya kompleks.
  • Anggaran biaya pembuatan atap joglo sedikit lebih mahal dibandingkan atap jenis lainnya.
  • Terdapat sebuah lembah antara atap atas dan bawah sehingga bisa menjadi tempat genangan air.

Cara Menghitung Luas Atap Joglo

Seperti dijelaskan sebelumnya, perhitungan luas atap joglo sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perhitungan atap limas. Hal ini dikarenakan pembuatan atap joglo sendiri merupakan gabungan dari atap limas dengan pelana ataupun gabungan dua atap limas.

Untuk mencari tahu total volume atau luas atap rumah joglo, kalian perlu menghitung panjang kemiringan atap rumahnya terlebih dahulu. Daripada penasaran, langsung saja perhatikan baik-baik tata cara menghitung luas atap joglo di bawah ini.

Menghitung Panjang Miring Atap Joglo

Menghitung Panjang Miring Atap Rumah Joglo

Cara pertama yaitu menghitung panjang sisi miring atap joglo. Sebagai contoh kalian akan membuat atap joglo yang terbuat dari gabungan 2 dua atap limas sesuai dengan gambar di atas. Agar lebih jelasnya, berikut adalah cara menghitung panjang sisi miring atap rumah joglo.

  • Panjang Miring 1
    • Xa : 1/2L ÷ Cos 45°.
    • Xa : 3 m ÷ Cos 45° = 4.242 meter.
  • Panjang Miring 2
    • Xb : 1/2L ÷ Cos 20°.
    • Xb : 3 m ÷ Cos 20° = 3.192 meter.

Menghitung Luas Atap Joglo

Menghitung Luas Atap Joglo

Tahap selanjutnya yaitu tinggal menghitung luas atau volume atap rumah joglo menggunakan data perhitungan panjang sisi miring. Agar lebih jelasnya, di bawah ini adalah cara menghitung luas atap rumah joglo berdasarkan gambar di atas.

  • Luas Atap 1
    • A : (((16 m + 10 m) ÷ 2) x 4.24 m x 2) + ((6 m x 4.242 m) ÷ 2) x 2).
    • A : (13 m x 8.484 m) + 25.452 m.
    • A : 110.29 m2 + 25.452 m = 135.744 m2.
  • Luas Atap 2
    • B : (((22 m + 16 m) ÷ 2) x 3.192 m x2) + (((12 m + 6 m) ÷ 2) x 3.192 m x 2)
    • B : (19 m x 6.384 m) + (9 m x 6.384 m)
    • B : 121.296 m2 + 57.456 m2 = 178.752 m2.
  • Luas Total
    • Luas atap joglo : A + B.
    • Luas atap joglo : 135.744 m2 + 178.752 m2 = 314.496 m2.

Jadi, dari data perhitungan di atas, total luas atap rumah joglo yaitu kurang lebih sekitar 314.496 meter persegi.

Akhir Kata

Demikian sekiranya penjelasan dari Epropertyrack seputar tata cara menghitung total luas atap rumah joglo menggunakan rumus dilengkapi dengan karakteristiknya. Semoga informasi di atas bermanfaat serta bisa dijadikan sebagai referensi ketika hendak mencari tahu volume atap rumah joglo.

Satu pemikiran pada “2 Cara Menghitung Luas Atap Joglo (Tradisional, Minimalis & Modern)”

Tinggalkan komentar