40 Alat Ukur dari Fungsi, Jenis, Cara Menggunakan & Gambarnya!

Alat Ukur – Alat ukur atau biasa juga disebut sebagai measuring tool merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengetahui suatu besaran, entah itu besaran nilai ataupun kondisi dari suatu komponen. Alat pengukur sendiri banyak digunakan dalam menentukan nilai presisi pada suatu benda maupun komponen yang diukur guna mendapatkan nilai kuantitas dari benda tersebut.

Secara garis besarnya, alat ini dapat digunakan sebagai data pengukuran pada penelitian atau pekerjaan sesuai dengan bidang yang dikerjakan dengan nilai data hasil pengukuran tersebut. Apabila dilihat dari segi fungsinya sebenarnya sangat beragam tergantung pada macam-macam ataupun jenis-jenisnya.

Namun, secara umum alat pengukur mempunyai fungsi untuk mengukur sesuatu, sebagai contoh seperti benda, berat, jarak, tegangan, suara dan lain sebagainya. Melalui alat tersebut, pekerjaan akan menjadi lebih fleksibel, efektif dan cepat, akurat serta tepat.

Maka dari itu, apabila diantara kalian ada yang bekerja di dalam dunia teknik, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu apa saja jenis-jenis beserta fungsinya. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai apa itu alat ukur dilengkapi dengan kategori atau klasifikasi, jenis hingga fungsinya.

Apa Itu Alat Ukur?

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, alat ukur merupakan suatu alat yang berguna untuk mengukur suatu benda, entah itu dalam satuan panjang, berat, temperatur dan lain sebagainya. Fungsi alat pengukuran juga tentunya sangat beragam, tergantung pada jenis-jenisnya masing-masing.

Maka dari itu, karena banyak sekali jenis alat ukur, maka tidak sembarang orang bisa menggunakannya. Apabila tidak benar-benar mengerti bagaimana cara menggunakannya, maka bisa berakibat fatal seperti kesalahan diagnosa dan lain sebagainya.

Klasifikasi Alat Ukur

Di dalam dunia pengukuran atau dunia teknik, terdapat beberapa jenis alat yang dapat digunakan untuk mengukur sesuatu. Dimana alat-alat tersebut diklasifikasikan ataupun dikategorikan menjadi beberapa macam. Daripada penasaran, di bawah ini akan kami berikan daftar klasifikasi alat ukur.

  • Alat ukur panjang.
    • Fungsinya sebagai alat untuk mengukur satuan panjang.
  • Alat ukur volume.
    • Fungsinya mengukur jumlah volume zat cair pada sebuah objek.
  • Alat ukur massa dan berat.
    • Fungsinya mengetahui berat suatu benda.
  • Alat ukur listrik.
    • Fungsinya mengukur besaran-besaran listrik.
  • Alat ukur waktu.
    • Fungsinya mengukur satuan waktu.
  • Alat ukur temperatur.
    • Fungsinya mengukur suhu.
  • Alat ukur kelembaban udara.
    • Fungsinya mengetahui tingkat kelembaban sebuah objek.
  • Alat ukur tanah.
    • Fungsinya mengukur ketinggian serta kemiringan tanah.
  • Alat ukur intensitas cahaya.
    • Fungsinya mengetahui tingkat penerangan suatu cahaya.

Sifat Alat Ukur

Setelah mengetahui beberapa klasifikasi alat ukur, selanjutnya kalian juga harus mengerti apa saja sifat-sifatnya. Dimana alat tersebut terbagi menjadi dua tipe, yaitu baku dan tidak baku. Adapun penjelasan masing-masing sifat alat pengukur tersebut diantaranya yaitu seperti berikut ini.

1. Alat Ukur Baku

Alat ukur baku menggunakan satuan internasional dalam pengukurannya, seperti meter serta gram. Ukuran tersebut akan tetap sama meskipun kalian berada di negara lain. Pasalnya setiap satuan mempunyai acuan yang berlaku untuk semua perhitungan.

2. Alat Ukur Tidak Baku

Kemudian sifat alat ukur tidak baku perhitungannya berdasarkan acuan tidak tetap. Sebagai contoh menghitung panjang dan lebar dengan estimasi jengkal tangan. Terdapat juga perhitungan waktu serta jarak dengan perkiraan tertentu. Dimana alat pengukuran seperti ini hanya digunakan oleh kalangan tertentu saja.

Jenis Alat Ukur

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai pengertian, fungsi, klasifikasi hingga sifat alat ukur. Nah, kemudian kalian juga pastinya harus mengetahui apa saja macam-macam ataupun jenis-jenisnya yang seringkali digunakan dalam mengukur sesuatu, diantaranya yaitu seperti di bawah ini.

1. Voltmeter

Alat Ukur Voltmeter

Voltmeter merupakan sebuah alat yang memiliki fungsi untuk mengukur besarnya tegangan listrik. Cara penggunaannya sendiri yaitu dilakukan dengan menghubungkan secara paralel antara voltmeter dengan beban yang akan diukur atau dalam medianya itu sendiri.

2. Barometer

Alat Ukur Barometer

Kemudian jenis alat ukur selanjutnya yaitu barometer yang berfungsi sebagai alat untuk mengukur tekanan udara di suatu tempat. Alat ini seringkali digunakan sebagai alat untuk mengetahui ketinggian. Selain itu, barometer juga bisa digunakan untuk memprediksi cuaca.

3. Ampere Meter

Alat Ukur Ampere Meter

Sesuai namanya, ampere meter ialah sebuah alat dengan fungsi untuk mengukur besarnya arus listrik yang mengalir. Tata cara penggunaannya juga cukup mudah, yaitu hanya dengan menghubungkan secara seri. Dimana nantinya alat ini akan memperoleh arus yang melalui penghantar terpasang pada rangkaian listrik.

4. Kwhmeter

Alat Ukur Kwhmeter

Kwhmeter merupakan sebuah alat yang mungkin terpasang di setiap bangunan, entah itu kantor, rumah tinggal dan lain sebagainya. Dimana Kwhmeter sendiri berfungsi untuk mengetahui berapa daya yang digunakan setiap jamnya. Kini Kwhmeter terbagi menjadi dua macam, yaitu piringan serta digital.

5. Avometer / Multitester

Alat Ukur Avometer

Alat ukur berikutnya yaitu avometer atau multitester yang berfungsi untuk mengukur arus listrik, entah itu listrik DC ataupun AC. Selain itu, avometer juga seringkali digunakan untuk mengukur hambatan ataupun tahanan.

6. Dial Indicator

Alat Ukur Dial Indicator

Apabila kalian bekerja di dalam dunia teknik atau otomotif, pasti sudah tidak asing lagi dengan nama dial indicator. Dimana alat ini berfungsi untuk mengukur kerataan suatu permukaan bidang datar, kebulatan sebuah poros serta mengukur kerataan permukaan dinding silinder dalam skala kecil.

7. Tang Ampere

Alat Ukur Tang Ampere

Tang ampere atau clamp on meter ialah sebuah alat ukur yang memiliki fungsi hampir sama dengan avometer, yaitu mengukur arus listrik dan tegangan. Tata cara penggunaannya yaitu dengan mengalungi salah satu kabel beraliran listrik.

8. Termometer

Alat Ukur Termometer

Termometer menjadi salah satu jenis alat ukur panas atau dingin pada suatu benda maupun ruangan. Di Indonesia sendiri saat ini tersedia cukup banyak jenis termometer, seperti termometer air raksa, termometer alkohol, termometer infra merah (spot termometer), termometer digital dan lain sebagainya.

9. Mistar / Penggaris

Alat Ukur Penggaris

Mistar atau penggaris sudah sangat dikenal sebagai alat ukur panjang dengan nilai skala kecil, yaitu 1 mm. Adapun tingkat ketelitian suatu penggaris sendiri yaitu sekitar 0.55 mm. Cara menggunakan penggaris juga sangat mudah, yaitu hanya dengan merentangkannya saja.

10. Timbangan / Neraca

Alat Ukur Neraca

Jenis alat ukur selanjutnya yaitu neraca atau timbangan yang digunakan untuk melakukan pengukuran massa suatu benda. Perlu diketahui, setiap benda pastinya memiliki massa, bobot atau gaya berat akibat daya tarik bumi atau gravitasi.

11. Jangka Sorong / Sigmat

Alat Ukur Jangka Sorong

Lalu jangka sorong atau sigmat berfungsi sebagai alat untuk mengukur panjang, tebal, diameter dalam dan luar tabung serta kedalaman benda dengan nilai ketelitian hingga 0.01 mm. Alat ini sering dijumpai di dalam dunia teknik maupun otomotif.

12. Soud Level Meter

Alat Ukur Soud Level Meter

Sound level meter merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk mengukur tingkat kebisingan suara. Biasanya digunakan di lingkungan kerja seperti industri penerbangan, pabrik, stadion dan lain sebagainya. Untuk tata cara menggunakan sound level meter sebenarnya sudah pernah kami bahas pada artikel sebelumnya.

13. Roll Meter / Meteran

Alat Ukur Meteran

Secara garis besarnya, meteran berfungsi sebagai alat ukur mengukur jarak atau panjang. Cara menggunakannya juga hampir mirip seperti penggaris, yaitu cukup dengan merentangkannya dari ujung satu ke ujung lainnya dari objek yang hendak diukur.

14. Penyiku

Alat Ukur Penyiku

Penyiku berguna sebagai alat untuk mengetahui garis sudut 90 derajat pada suatu benda. Apabila diukut menggunakan penyiku sudah rata dan tidak ada rongga, maka dapat dipastikan bahwa sudut tersebut sudah membentuk 90 derajat dan sudah rata.

15. Theodolite

Alat Ukur Theodolite

Seperti sudah dibahas sebelumnya, theodolite menjadi salah satu alat ukur dalam menentukan ketinggian dan kemiringan tanah. Dimana alat ini berguna untuk mengukur sudut datar (horizontal) dan sudut tegak (vertikal) diantara dua buah titik lapangan.

16. Manometer

Manometer

Kemudian manometer berguna sebagai alat untuk mengetahui tekanan gas dalam suatu tempat, entah itu dalam bentuk gas maupun cairan, terutama pada pengelasan yang menggunakan gas. Dengan kata lain, alat ini berguna untuk mengetahui besaran tekanan gas di dalam tabung.

17. Stopwatch

Stopwatch

Mungkin sebagian besar kalian sudah mengetahui bahwa stopwatch merupakan alat yang berfungsi untuk menghitung besaran waktu dalam satuan detik. Adapun penggunaanya sendiri biasanya dibutuhkan untuk mengetahui lama waktu yang dibutuhkan dalam tes produk atau lama waktu tempuh seorang pelari dan lain sebagainya.

18. Densitometer

Densitometer

Densitometer dikenal sebagai alat untuk mengukur derajat kegelapan suatu benda yang semi transparan atau berbentuk film. Cara atau sistem kerjanya sendiri yaitu tinggal menentukan objek pengukurannya saja. Kalian hanya perlu menekan tombol reset lalu letakkan film atau benda yang akan diuji. Lalu nantinya akan muncul nilai densitas pada motor.

19. Hygrometer

Hygrometer

Alat ukur hygrimeter berguna sebagai alat pengukur kelembapan pada suatu ruangan tertutup. Pada umumnya hygrometer digunakan oleh pabrik makanan supaya bisa mengontrol produk-produknya supaya tidak tumbuh jamur karena tingkat kelembapan berlebih.

20. Busur Derajat

Busur Derajat

Busur derajat sebenarnya sudah diperkenalkan pada seorang siswa SD. Dimana alat ini berguna sebagai alat untuk mengukur serta menggambar sudut. Tata cara menggunakannya juga cukup mudah, yaitu hanya dengan memposisikan puncak sudut yang akan diukur, kemudian ikuti garis kaki sudutnya.

21. Mikrometer Sekrup

Mikrometer Sekrup

Mikrometer sekrup berfungsi sebagai alat pengukur satuan panjang dengan tingkat ketelitian mencapai 0.001 mm. Adapun penggunaannya sendiri biasanya dilakukan untuk mengukur ketebalan serta diameter material yang membutuhkan tingkat presisi lebih tinggi, seperti kertas, rambut dan lain sebagainya.

22. Waterpass

Waterpass

Di dalam dunia konstruksi bangunan, waterpass berguna untuk mengukur bidang dalam posisi rata, entah itu pengukuran secara vertikal ataupun horizontal. Untuk tata cara penggunaannya yaitu cukup dengan meletakkan warterpass secara vertikal atau horizontal dalam posisi sejajar di atas bidang yang akan diukur.

23. PH Meter

PH Meter

PH meter merupakan salah satu jenis alat ukur untuk mengetahui tingkat kualitas air, entah itu dari tingkat keasaman ataupun alkalinitas pada larutan. Cara menggunakannya yaitu mengambil sampel air, lalu masukkan ke dalam wadah yang akan diukur kadar ph-nya.

24. Lux Meter

Lux Meter

Lux meter menjadi salah satu jenis alat pengukur tingkat pencahayaan pada suatu ruangan. Perlu diketahui, setiap tempat akan menghasilkan tingkat intensitas pencahayaan berbeda-beda sehingga dibutuhkan lux meter untuk mengukurnya.

25. Altimeter

Altimeter

Alat ukur altimeter berguna sebagai sebuah peralatan untuk mengukur ketinggian dari permukaan laut. Alat tersebut biasanya digunakan untuk beberapa kegiatan seperti pendakian, penerbangan serta beragam kebutuhan yang berhubungan dengan ketinggian.

26. Speedometer

Speedometer

Speedometer menjadi sebuah alat untuk mengukur kecepatan kendaraan darat. Untuk saat ini, alat ukur jenis ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu speedometer analog serta digital Apabila dilihat dari segi fungsinya, maka kedua jenis alat ini sebenarnya sama saja, hanya berbeda pada mekanisme kerjanya saja.

27. Anemometer

Anemometer

Lalu alat ukur selanjutnya yaitu anemometer. Secara garis besarnya, anemometer berguna sebagai alat untuk mengetahui kecepatan angin pada suatu tempat. Anemometer sendiri biasanya digunakan pada bidang meteorologi geofisika dan perkiraan cuaca.

28. Welding Gauge

Welding Gauge

Alat ukur berikutnya yaitu welding gauge yang berfungsi untuk mengetahui dimensi hasil lasan ataupun mengukur dimensi media yang akan dilas. Umumnya alat ini digunakan untuk mengukur mahkota las, tinggi akar las, cacat las, sudut bevel, lebar grap hingga root face.

29. Ring Gauge

Ring Gauge

Ring gauge menjadi alat untuk melakukan pemetaan atau mengukur diameter luar sebuah produk, apakah sudah masuk ukuran standar ataupun belum. Dengan kata lain, ring gauge merupakan sebuah alat untuk mengetahui apakah produk tersebut sudah masuk ke dalam klasifikasi ukuran standar untuk pembuatannya yang dibuat secara massal.

29. Plug Gauge

Plug Gauge

Sesuai namanya, plug gauge berguna sebagai alat untuk mengecek dimensi dalam atau lubang yang membutuhkan kalibrasi. Dimana alat ini dibutuhkan untuk mengetahui apakah ukuran sudah sesuai dengan yang disyaratkan oleh standar produksi atau belum.

30. Taper Gauge

Taper Gauge

Berikutnya ada taper gauge yang berfungsi sebagai alat ukur diameter lubang pada sebuah bidang. Taper gauge juga seringkali digunakan sebagai alat pengukur presisi. Alat tersebut terbuat dari bahan bervariasi, namun yang paling umum yaitu menggunakan stainless steel.

31. Breaker Glass

Breaker Glass

Breaker glass berguna sebagai alat pengukur cairan atau larutan yang terbuat dari wadah kaca. Dimana pada alat ini terdapat ukuran skala garis yang menunjukkan kapasitasnya dengan satuan mililiter (ml). Disamping itu, breaker glass juga berguna sebagai tempat memanaskan cairan.

32. Ombrometer

Ombrometer

Jenis alat ukur berikutnya yaitu ombrometer yang berfungsi sebagai alat untuk mengukur tingginya curah hujan pada suatu tempat atau daerah tertentu. Biasanya alat ini menggunakan satuan milimeter (mm) dengan tingkat ketelitian pembacanya hingga mencapai 0.1 mm.

33. Selang Timbang

Selang Timbang

Perlu diketahui, sebenarnya selang timbang fungsinya hampir sama seperti waterpass. Dimana selang timbang sendiri digunakan untuk pengukuran bidang yang jaraknya cukup berjauhan dan tidak bisa digapai oleh waterpass. Selang timbang sendiri seringkali digunakan di dalam dunia konstruksi bangunan.

34. Insulator Tester

Insulator Tester

Insulator tester merupakan sebuah alat uang berguna untuk mengukur ketahanan isolasi dari peralatan listrik ataupun instalasi-instalasinya. Dimana output dari alat pengukur listrik ini pada umumnya ialah tegangan tinggi arus searah.

35. Osiloskop

Osiloskop

Jenis alat ukur terakhir yaitu osilokop yang termasuk ke dalam perlengkapan pengukuran listrik. Jika pada umumnya alat pengukur aliran listrik memberikan output dalam bentuk tampilan angka, namun osiloskop justru menunjukkan gambaran atau bentuk dari sinyal listrik berupa grafik.

Akhir Kata

Itulah sekiranya pembahasan dari Epropertyrack seputar apa itu alat ukur mulai dari pengertian, jenis, fungsi, sifat, cara menggunakan hingga gambarnya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika ingin mengetahui seluk beluk tentang alat ukur di dalam dunia industri ataupun teknik.

Sumber gambar : tokopedia.com, shopee.co.id, suara.com, id.aliexpress.com, bukalapak.com, wikipedia.org, niagamas.com, pengelasan.net

Tinggalkan komentar